Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Silahturahmi Megawati dan Prabowo, Inikah Jalan Terang Menuju 2024?

Kunjungan silaturahmi Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto ke rumah Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri saat Lebaran menimbulkan spekulasi pencanangan duet Prabowo-Puan untuk Pilpres 2024.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 08 Mei 2022  |  07:37 WIB
Tangkapan layar - Presiden Joko Widodo dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto berfoto bersama saat peresmian Tugu Api Semangat Indonesia Merdeka Tidak Pernah Padam pada Selasa (10/11/2021). JIBI - Bisnis/Nancy Junita @prabowo
Tangkapan layar - Presiden Joko Widodo dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto berfoto bersama saat peresmian Tugu Api Semangat Indonesia Merdeka Tidak Pernah Padam pada Selasa (10/11/2021). JIBI - Bisnis/Nancy Junita @prabowo
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kunjungan silaturahmi Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto ke rumah Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri saat Lebaran lalu menarik perhatian sejumlah pengamat politik karena sarat dengan persiapan menjelang Pilpres 2024.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menilai bahwa sulit untuk menolak asumsi publik bahwa pertemuan itu pasti dikaitkan dengan rencana pemilihan pesiden mendatang. Menurutnya, kalau cuma silaturahim biasa maka hal itu bisa dilakukan lewat hubungan telepon, video call atau sejenisnya.

“Pasti ada kaitannya dengan Pilpres 2024," ujar Adi kepada wartawan, Minggu (8/5). Dia kemudian berpendapat bahwa kendati pertemuan itu tidak diakui sebagai persiapan Pilpres 2024, namun hal itu tidak menampik adanya faktor kedekatan antara Megawati dengan Prabowo.

"Memang gak ada [obrolan] pilres, tapi silaturahmi ini kan semakin menegaskan bahwa Prabowo cukup dekat dengan Megawati," ujarnya.

Karena itu, Adi menambahkan silaturahmi politik itu juga bisa dinilai sebagai pencanangan duet Prabowo-Puan yang beberapa saat lalu mendapati hasil positif berdasarkan survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).

Artinya duet Prabowo-Puan itu relatif leading dan setidaknya dua orang ini sudah sama-sama mulai dikenal oleh publik terkait 2024, menurut Adi.

"Jadi silaturahmi politik itu kemarin seakan-akan menambah amunisi supaya publik itu terus bicara tentang kemungkinan Prabowo-Puan bisa duet bareng," katanya.

Survei SMRC memang menunjukkan bahwa jika yang bertarung hanya dua pasangan, Prabowo Subianto-Puan Maharani melawan Anies Baswedan-Agus Harimurti Yudhoyono, hasilnya Prabowo-Puan mendapatkan 41%, Anies-AHY 37,9%, dan 21% yang belum menentukan pilihan.

Sedangkan dalam simulasi Prabowo-Puan melawan Ganjar-Airlangga, Prabowo-Puan didukung 39,3%, Ganjar-Airlangga 40,3%, dan 20,5% yang belum menentukan pilihan.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Widjaja menilai duet Prabowo-Puan adalah sulit direalisasikan meskipun kemungkinan itu bisa saja terjadi.

Menurut dia ‘perkawinan’ dua partai pemenang pemilu dan ‘runner up’ akan sulit menentukan siapa Capres dan Cawapresnya.

“PDIP surveynya jauh diatas Gerindra dan sulit buat saya membayangkan partai pemenang pertama itu mau hanya menjadi cawapres. Saya juga tidak bisa membayangkan, Pak Prabowo karena menyadari partainya hanya peringkat ke-2 mau mengalah sebagai cawapres, karena Prabowo kapasitasnya sebagai capres” ujar Yunarto.

Dia menambahkan bahwa pihaknya menggunakan pendekatan kepentingan politik dan kedua partai ini bergabung dikarenakan positioning PDIP diatas Gerindra.

"Disisi lain elektabilitas Mbak Puan dibawah Prabowo,” ujarnya

Duet PDIP dan Gerindra pernah terjadi pada tahun 2009 dengan memasangkan Megawati dan Prabowo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

megawati prabowo subianto puan maharani Pilpres 2024
Editor : Hadijah Alaydrus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini Lainnya

back to top To top