Apakah Anda ingin menikmati makan otentik Indonesia dengan nuansa ningrat di Ibu Kota? Pilihan restorannya memang tidak banyak. Salah satu di antaranya Restoran Harum Manis yang terletak di kawasan Jl. KH. Mas Mansyur, Jakarta Pusat.Memasuki restoran Harum Manis terasa sangat nyaman, sejuk, cahaya terang siang itu langsung menghilang saat pintu terbuka. Bila ramai, sebelum masuk ke restoran, Anda akan diminta menunggu sejenak di salah satu ruangan yang disebut dengan Prigitan.Sofa empuk dengan alas kain batik, cermin-cermin besar serta sekat berupa gebyok jawa. Sisi kiri dari ruang tunggu ini terdapat sekat kecil untuk memamerkan jualan batik dari berbagai daerah.Melihat-lihat sekeliling restoran ini mirip rumah bangsawan kuno dari Solo atau Yogyakarta.Dominasi warna cokelat kayu tua, lantai marmer serta pencahayaan yang redup semakin merasakan betapa mewahnya interiornya.Sebagian lantainya dilengkapi aksen berupa marmar motif kawung, seperti motif batik. Konsep Jawa yang diwujudkannya dapat terlihat dari desain kursi, meja, hingga lantai bermotif mirip keraton.Beberapa private dining room yang ada di restoran itu memiliki tema tersendiri seperti ruang Pringitan, Pendopo, Senthong Kanan, Senthong Kiri, Senthong Kanan Private, Gandhok, dan Pelataran.Restoran tersebut sangat nyaman untuk menyantap barbagai hidangan otentik yang disediakan dengan khas Jawa. Restoran yang beroperasi sejak 2008 itu berkapasitas 156 tempat duduk. Namun kalau untuk acara pesta dapat ditata sebanyak 224 kursi."Semua otentik Indonesia, terutama Jawa Tengah, Solo dan Yogyakarta," ujar Chef Eksekutif Restoran Harum Manis Beni Iskabul.Setiap jenis hidangannya dibuat oleh orang yang sudah bertahun-tahun. Sebagai restoran yang eksklusif menggunakan bahan-bahan pilihan yang berkualitas prima. Salah satu karakter rasa yang disajikan adalah rasa manis, tetapi bagi Anda yang suka pedas jangan khawatir, karena chef restoran itu menyediakan sambal bledeg yang dibuat dari cabai rawit dan cocok dinikmati dengan bebek panggang atau ayam panggang.Sedikitnya terdapat 82 menu makanan dan 53 macam minuman pilihan. Mulai dari menu pembuka sampai menu penutup. Makan pembukanya ada gado-gado ngidam, karedok kebun raya, tahu gunting spesial. Pilihan makanan Pilihan untuk makanan yang hangat berupa soto ayam arek Suroboyo, sop Parang Tritis, sop buntut Kutho Gede, iga asam pedas. Begitu pula dengan lima macam nasi yaitu nasi goreng kampoeng, nasi goreng Harum Manis, nasi goreng kari kambing bakar.Santapan yang tidak kalah menariknya yaitu menu sate satu meter. Restoran itu mempunyai satu area sate yang menyajikan 32 tusuk sate dengan berbagai pilihan seperti sate daging sapi wagyu, sate lilit putri ayu, sate ayam Mbo Ayu, sate ayam/sapi wong jowo, sate daging iga sapi wagyu, sate pentul, seafood, sate tahu dan sate tempe.Pilihan menu utama di Harum Manis amat bervariasi, mulai dari yang menggunakan bahan daging, ayam, bebek, hingga seafood.Asisten manager Restoran Harum Manis Titik Sujatwati mengatakan pihaknya juga menyelenggarakan bulan promosi menu Nusantara yang setiap bulannya menampilkan menu khusus dari berbagai daerah di Indonesia.Bulan lalu, katanya, pihaknya menampilkan menu dari Bali dan bulan ini menghadirkan menu dari Jawa Timur. Menu asal Jawa Timur yang ditawarkan bulan ini, Februari, berupa bebek goreng Damar Wulan, ayam bakar Kencono Wungu, krengsengan daging remuntun, kambing guling Mbah Sakera, dan pisang bakar kembang madu.Kambing guling mbah Sakera merupakan masakan daging kambing dari Madura. Nama Mbah Sakera, kata Beni, sangat terkenal sampai sekarang karena jagoannya.Tidak semua daging kambing dapt disajikan untuk menu tersebut. Hanya bagian bahunya saja. Rasanya gurih dan legit serta empuk waktu dikunyah. Daging kambing guling itu terasa mantap bila dicelupkan kedalam sambal colo-colo yang terdiri dari irisan bawang merah, cabe merah, cabe rawit, tomat dan kecap. Daging itu bisa dimakan bersama nasi atau lontong.Begitu pula dengan minuman yang disajikan juga banyak pilihan antara lain es unyil,es kopyor soda gembira, es the kweni, es teh kelapa muda, bir pletok panas, wedang ronde, dan wedang jahe. (reni.efita@bisnis.co.id) (tw)
>>BACA JUGA:
Editor :
Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.