RSS FEEDLOGIN

VALUTA ASING: Bank sentral Singapura bakal tutup Sibor USD

Reporter   -   Senin, 18 Februari 2013, 17:54 WIB

TERKAIT

POPULER

PILIHAN REDAKSI

121229_compact_dolar-2.jpg SINGAPURA— Bank sentral dan beberapa bank-bank Singapura dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk mengakhiri penggunaan Singapore interbank offered rates (Sibor) dollar Amerika Serikat (AS).

Sumber mengungkapkan para anggota Komite Pasar Valuta Asing Singapura telah membahas rencana tersebut dalam pertemuan pada 22 Januari 2013 dengan Otoritas Moneter Singapura.

Menurutnya, kemungkinan besar mereka akan menggunakan London interbank offered rate (Libor) dollar AS sebagai penggantinya. Kajian atas Sibor dilakukan di tengah investigasi kasus manipulasi Libor yang telah menyeret sejumlah bank-bank multinasional.

Menurut sumber, bank sentral Singapura kemungkinan akan mengumumkan perubahan suku bunga acuan tersebut pada akhir Juni 2012. Otoritas Singapura menolak berkomentar atas kabar tersebut.

Menurut Jim Antos, analis Mizuho Securities Ltd., peralihan dari penggunaan Sibor dollar AS kepada Libor dollar AS, yang ditetapkan di Inggris, tidak akan berdampak signifikan. Menurutnya, rencana tersebut akan menguntungkan Otoritas Moneter Singapura.

“Ini adalah ide bagus untuk dilakukan karena potensi masalah akan kembali ke London dan tidak ada satupun bank Singapura yang dapat terlibat dalam penentuan suku bunga atau berpotensi digugat atas kasus yang sama,” jelas Antos. (Bloomberg/ara/arh)

 

 

Source : Newswire

Editor : Aprika R. Hernanda

Layak Disimak

Komentar :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.