RSS FEEDLOGIN

USAHA KECIL: Incubie IPB Gelar Bimbingan Teknik Untuk UMKM

Herry Suhendra   -   Rabu, 08 Mei 2013, 18:49 WIB

TERKAIT

POPULER

PILIHAN REDAKSI

130430_ukm sumsel.jpgBISNIS.COM, BOGOR: Inkubator Bisnis IPB (Incubie) secara konsisten terus melakukan pembinaan terhadap Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) guna meningkatkan kemampuan para tenant (binaan) dalam mengelola usahanya, sehingga mampu berkembang secara mandiri, tangguh, professional, dan berdaya saing.

Demikian dikatakan Kepala Incubie Prof .Dr Memen Surahman pada acara Bimbingan Teknis (Bimtek) ke-2 bertema Pengembangan UMKM Melalui Inkubator Bisnis Perguruan Tinggi hari ini, Rabu (8/5/2013) di Hotel Salak Jalan Juanda Bogor.

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB Dr Sulistiono ini adalah hasil kerjasama dengan Kementerian Koperasi dan UKM RI.

Bimtek ke-2 ini diikuti oleh 45 tenant UMKM terpilih yang berasal dari Bogor, Bekasi, Purwakarta, Sukabumi, dan Tasikmalaya. Para UMKM ini terdiri dari 62%  bergerak di bidang olahan pangan, 22% dalam agribisnis on farm, dan 16% di sektor industri kecil kreatif.

Bimtek ke-2 ini menghadirkan para narasumber yang kompeten di bidangnya, baik dari kalangan perguruan tinggi, praktisi dan lembaga swasta dengan materi mencakup sertifikasi halal produk UMKM, praktik penyusunan sistem jaminan halal, sistem barcode, manajemen teknologi produksi/pengolahan, dan sistem pemasaran online.

Di tempat yang sama, Kepala Divisi Inkubator Bisnis Dr Rokhani Hasbullah menjelaskan, UMKM dalam kegiatannya memproduksi suatu produk dengan kriteria mutu yang SAH atau Sehat, Aman, dan Halal. Untuk itu perlu dibimbing dalam menyusun suatu prosedur operasional baku (POB) untuk memastikan sistem produksi terkontrol dengan baik.

“Hal lain yang tidak kalah pentingnya agar produk UMKM ini dapat menembus pasar modern bahkan pasar internasional, maka Inkubator Bisnis IPB memfasilitasi UMKM dalam hal pencantuman ‘barcode’ pada kemasan produk mereka, bekerjasama dengan lembaga barcode GS1 yang berada di Bandung Jawa Barat.

Kami yakin jika kualitas produk UMKM sudah bagus, kemudian dikemas dengan kemasan yang menarik dan memiliki barcode, maka akan dapat menembus pasar modern bahkan ekspor,” papar Dr Rokhani.

Pada bagian lain, Prof.  Memen mengatakan bahwa pihaknya sedang membangun outlet pemasaran bersama yang berlokasi di Jln Sukasari I No 12 A, Bogor. Outlet ini merupakan tempat untuk memasarkan produk UMKM secara bersama-sama yang dikelola oleh Koperasi Inkubator Bisnis, serta dimaksudkan sebagai “show window” produk UMKM untuk mendukung sistem pemasaran online/e-market.

 

Source : herry suhendra

Editor : Sutarno

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.