JAKARTA—Produsen barang konsumsi PT Unilever Indonesia Tbk masih mengkaji besaran belanja modal yang dianggarkan untuk kegiatan ekspansi bisnis pada tahun ini.
Sancoyo Antarikso, External Relations Director and Corporate Secretary PT Unilever Indonesia Tbk, menuturkan perseroan optimistis penyusunan rencana belanja modal tersebut bisa selesai pada akhir kuartal I tahun ini.
Menurutnya, besaran belanja modal membutuhkan pemikiran yang matang karena penetapannya disesuaikan dengan laporan keuangan tahun lalu dan rencana bisnis perseroan sepanjang tahun ini.
“Oleh karena itu, kami masih fokus mengkaji kebutuhan dana tahun ini, terutama untuk kegiatan ekspansi bisnis,” ujarnya kepada Bisnis, Selasa (5/2).
Pada periode 2010—2012, perseroan menganggarkan belanja modal sekitar 350 juta euro atau setara dengan Rp4,3 triliun.
Dana tersebut digunakan untuk membangun pabrik dan menambah kapasitas produksi di Rungkut, Jawa Timur, dan Cikarang, Jawa Barat. “Semua belanja modal selama 3 tahun ini telah terserap.”
Terkait dengan kinerja perseroan, dia mengemukakan saat ini laporan keuangan konsolidasian Unilever Indonesia 2012 sedang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik. (if/fsi)
Source : Herdiyan

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.