BISNIS.COM,JAKARTA -- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M. Nuh menyatakan siap diaudit terkait dengan keterlambatan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/MA/SMK di 11 provinsi.
"Taruhlah harus diaudit, entah itu BPK, KPK, saya sangat welcome. Karena saya yakin itu jadi jalan terbaik. Silahkan audit. Silakan periksa," ujarnya, Selasa (16/4).
Saat ini, ujarnya, kementerian juga sudah mulai melakukan investigasi atas keterlambatan itu. Dia berharap hasil investigasi dapat keluar dalam waktu satu pekan.
"Sanksinya sangat jelas. Sanksi pertama itu adalah sanksi black list. Itu sangat jelas. Tetapi apakah ada sanksi yang lain, itu tentu menunggu hasil investigasi," katanya.
Source : Anggi Oktarinda
Editor : Bambang Supriyanto

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.