RSS FEEDLOGIN

TRIK PONSEL: Menyulap HP Jadi Sensor Pengukur

Didit A. Susanto   -   Minggu, 20 Januari 2013, 10:54 WIB

TERKAIT

  • No news.

POPULER

PILIHAN REDAKSI

JAKARTA—Sudah banyak orang yang menyebut bahwa ponsel pintar saat ini sebenarnya tidak lagi patut disebut sebagai telepon, tapi sudah menjadi komputer portabel.


Tenaga komputasi yang ter simpan dalam ponsel pintar memang sudah menyaingi bahkan melebihi
komputer yang ukurannya lebih besar beberapa tahun lalu. Namun sebenarnya kita juga dapat
memandang ponsel pintar modern sebagai sensor portabel.


Dewasa ini berbagai sensor berukuran mikro sudah ditanamkan ke dalam ponsel pintar mutakhir. Sensor ini mendukung hal yang se kilas terkesan sepele saja, seperti memutar tampilan layar se cara otomatis yang didapatkan dari informasi akselerometer dan giroskop atau mematikan layar bila telinga mendekat ke handset berkat sensor kedekatan.


Kamera, mikrofon dan tentunya GPS masing-masing merupakan sen sor cahaya, suara dan penentu posisi. Namun masih banyak jenis sensor lain yang bisa dijejalkan ke dalam ponsel.


Pada saat ini, beberapa perusaha an sudah menjual sensor yang dapat dihubungkan dengan ponsel lewat koneksi nirkabel.


Sebagai con toh FitBit menjual pedometer yang mengukur banyaknya langkah seseorang. Data yang diperoleh ini kemudian dapat diolah lewat pon sel untuk mengetahui kegiatan fisik penggunanya, dan membantu perencanaan kesehatannya.


Lebih jauh lagi, Variable Technologies membenamkan ber bagai macam sensor dalam produknya, Node. Produk ini meng integrasikan giroskop, akselerometer dan magnetometer yang dapat di tambah dengan
dua modul sensor lain.

Modul tambahan ini antara lain adalah sensor gas yang dapat di gunakan untuk mendeteksi gas  beracun,modul cuaca, pengukur tekanan udara, kelembapan, cahaya, dan suhu, serta sensor warna.  Node  saat ini dapat dihubungkan de ngan produk-produk Apple, seperti iPhone dan iPad.

Mirip dengan Node, Sensordrone dari Sensorcon juga membungkus banyak sensor ke dalam satu paket
sebesar mainan kunci.


Peranti ini dapat mengukur kualitas udara, tekanan udara, kadar gas karbon monoksida, kapasitansi,
warna, ke bocoran gas, kelembapan, suhu dan pencahayaan.

Sensordrone dapat terhubung dengan produk-produk Android lewat Bluetooth. Peranti Apple tidak
terlalu diutamakan oleh Sensorcon, yang menyebutkan du kungan untuk iPhone akan ter ting gal
sekitar 2 bulan.


Bila melihat aksesori pada komputer seperti modem, webcam dan modul Wi-Fi yang pada akhirnya
menjadi komponen terintegrasi, rasanya tinggal menunggu waktu saja semua sensor ini menyatu ke
dalam ponsel atau peranti komputasi portabel lainnya.

Sensor Tambahan


Meskipun belum dapat ditemukan pada ponsel biasa, integrasi sen sor tambahan ini sudah dapat di temukan pada ponsel pintar dari Lifewatch AG. Perusahaan Swiss ini sudah menjual ponsel pintar seperti ini, LifeWatch V.

Ponsel ini dapat antara lain mengukur denyut jantung, tingkat stres, glukosa, suhu tubuh. Pengukuran dilakukan cu kup dengan menyentuhkan jari ke sensor medis. Hasil pengukuran ini dikirim ke server untuk diolah, dan dapat dikirimkan ke dokter pribadi.


Sensor seperti barometer, higrometer dan termometer mungkin da pat berguna untuk menjadikan
ponsel sebagai 'stasiun cuaca'.

Ini merupakan konsep yang dijual oleh Netatmo yang mempromosikan konsep 'Personal Weather Station'.


Produk ini dipamerkan dalam acara Consumer Electronics Show awal bulan ini, tetapi masih sebagai
peranti terpisah.


Stasiun cuaca pribadi ini akan dapat melaporkan lingkungan sekitar, dan dapat memperingatkan
pemiliknya bila pencemaran udara terlalu tinggi misalnya.

Namun terlalu dini untuk mengharapkan produk ini bisa memberikan prakiraan cuaca, yang biasanya
memerlukan perhitungan rumit. (sut)

Source : Gombang Nan Cengka

Editor : Sutarno

Komentar :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.