RSS FEEDLOGIN

TRANSPORTASI: United & SkyWest Patungan Beli Jet Embraer

M. Tahir Saleh   -   Rabu, 22 Mei 2013, 17:37 WIB

TERKAIT

POPULER

PILIHAN REDAKSI

130522_skywest.jpg
Skywest                         Foto:chevronaustralia.com

ATLANTA—Maskapai United Airlines (UAL) menggandeng SkyWest Inc untuk membeli pesawat jet Embraer senilai lebih dari US$4 miliar agar maskapai itu bisa menerbangkan pesawat yang lebih besar.

Dikutip Bloomberg, Rabu (22/5/2013), perwakilan SkyWest yang berbasis di ST George, Utah, menyatakan kesepakatan itu terdiri dari pesanan 40 jet E175, pesawat jet dengan 76 kursi dan dua kabin yang akan diterbangkan oleh United selama 12 tahun.

Pesawat itu akan menjadi jet regional pertama dengan 76 kursi dalam penerbangan cepat di AS setelah perusahaan induk yakni United Continental Holdings Inc juga bergabung dengan AMR Corp dan Delta Airlines Inc untuk menerbangan pesawat yang lebih besar.

Penerbanganr regional dinilai lebih murah dari sisi operasional sehingga akan mengurangi biaya bagi operator.

“Dalam bisnis yang sangat kompetitif dalam operasional pesawat jet regional, kami menghargai kesempatan yang diberikan dan kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terdepan ke United,” kata Presiden SkyWest Bradford Rich dalam pernyataannya.

Pesanan itu juga akan menjadi kemenangan bagi pabrikan jet yang berbasis di Sao Jose dos Campos, Brazil itu setelah United juga sebelumnya setuju membeli 30 E175s pada April dan Republic Airways Holdings Inc sepakat memesan 47 Embraer E175 pada awal tahun ini.

United (UAL) Airlines partner SkyWest Inc. (SKYW) agreed to buy more than $4 billion of Embraer (EMBR3) SA jets as new pilot contracts at the largest carriers allow commuter operators to fly bigger planes.(msb)

 

Source : Bloomberg

Editor : Martin Sihombing

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.