BISNIS.COM, MOORE, Oklahoma - Sedikitnya 91 orang, di antaranya 20 anak-anak, dikhawatirkan tewas akibat badai tornado selebar dua mil mengoyak kota di pinggiran Oklahoma, Amerika Serikat, dan menjebak korban di dalam reruntuhan pada satu sekolah dasar dan sekolah lain.
Presiden AS Barack Obama menyatakan bencana besar di kawasan Oklahoma dan meminta bantuan pusat menyediakan perlengkapan dan makanan serta upaya Moore menanggulangi serangan tornado mematikan setelah yang terjadi pada dua tahun lalu di Jolin, Missouri.
Petugas darurat berjuang mati-matian untuk mencari korban di antara reruntuhan sekolah dasar Plaza Towers yang dihantam langsung tornado pada Senin siang, kata letnan gubernur Oklahoma Tood Lamb kepada CNN, seperti dikutip Antara, Selasa (21/5/2013).
Halaman Facebook sekolah itu kebanjiran ucapan duka cita dengan pesan dari seluruh penjuru negeri, termasuk dengan kalimat singkat "Tolong segera temukan anak-anak kecil itu." Satu sekolah lain, rumah-rumah dan sebuah rumah sakit juga menjadi rata dengan tanah sehingga sekitar 50.000 jiwa penduduk terpana di tempat bencana dan juga kehilangan korban jiwa.
Petugas pemeriksa kesehatan Oklahoma mengatakan telah menemukan 20 korban anak-anak di antara 91 korban jiwa. Kantor tersebut telah memastikan 51 jasad korban dan mendapat pemberitahuan dari petugas darurat yang akan segera mengangkat sekitar 40 jenazah lain dari reruntuhan, tetapi belum menerimanya. Sedikitnya 60 dari 240 korban luka adalah anak-anak, rumah sakit setempat mengabarkan.
"Kami menduga kami meninggal karena terperangkap di pintu gudang bawah tanah ... pintunya robek, terbuka dan kami tertimpa puing dan pecahan kaca... jujur kami berpikir akan mati," kata Ricky Stover sambil memeriksa reruntuhan rumahnya.
Puing berserakan tambak dimana-mana di Moore, rambu lalu lintas hilang, listrik padam, rumah-rumah rusak dan kendaraan tumpang tindih seperti onggokan mainan.
Petugas penyelamat berusaha mencari para penyintas dengan melakukan penggalian pada reruntuhan pada Selasa dinihari, ketika badai yang berbahaya masih mengancam di beberapa dataran di selatan. Cuaca buruk diramalkan akan terjadi sepanjang malam dari arah Great Lakes selatan menuju Texas.
Bercerita di luar rumah sakit Regional Norman, Ninia Lay(48) mengatakan ia meringkuk di kamar kecil pada dua peringatan badai dan badai ketiga menghantamnya.
"Saya bersembunyi di kamar kecil ketika mendengar deru seperti kereta yang datang," katanya di bawah langit terbuka yang masih diliputi petir. Rumahnya rata dengan tanah dan Lay tertimbun reruntuhan selama dua jam sampai suaminya, Kevin (50) menyelamatkan dan menariknya keluar.
"Puji syukur kepada Tuhan, berkat telepon genggam saya bisa menghubungi suami untuk minta tolong." Putrinya, Catherine (7 tahun), murid kelas satu pada sekolah dasar Plaza Tower, bersama beberapa teman dan gurunya bersembunyi di kamar mandi sekolah ketika tornado menghantam sekolah itu. Ia selamat tetapi menderita luka gores dan baret.
Para saksi mata mengatakan bahwa tornado hari Senin itu terlihat lebih ganas dibandingkan puntiran raksasa yang melanda kawasan itu pada 3 Mei 1999 dan menewaskan 40 korban jiwa serta menghancurkan ribuan rumah. Kekuatan tornado dihitung dengan peringkat EF5, artinya kekuatan angin di atas 320 kilometer per jam.
Source : Antara/Reuters
Editor : Hery Lazuardi
Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.