JAKARTA—Tender proyek jalan tol ruas Medan-Kualanamu dan Serpong-Balaraja masih menunggu pembebasan lahan yang dikerjakan oleh Direktorat Jendral Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum.
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Ahcmad Gani Ghazali memperkirakan lelang dapat dilakukan pada kuartal III tahun ini karena pembebasan lahan untuk ruas Medan-Kualanamu sudah mencapai 60%.
Sementara itu, ruas Serpong-Balaraja diprediksi akan tidak mengalami banyak hambatan karena beberapa lahan dimiliki oleh inisiator proyek tol tersebut PT Bumi Serpong Damai.
"Pengumuman tendernya menunggu pembebasan tanah," katanya hari ini, Rabu, (27/2/2013).
Gani menambahkan untuk pembebasan tanah sepenuhnya ada di Bina Marga. Pihak BPJT akan menunggu kelengkapan agar persyaratan untuk mengadakan tender terpenuhi.
Ada empat konsorsium yang telah lolos praqualifikasi untuk salah satu ruas tol akses menuju Bandara Internasional Kualanamu ini. Mereka adalah konsorsium antara SP Road dan PT Prabu Persada; konsorsium BUMN antara PT Jasa Marga Tbk, PT Waskita Karya Tbk, dan PT Hutama Karya; PT Bangun Cipta Sarana, dan konsorsium antara PT Nusantara Infrastructure Tbk dan Egys.
Sementara itu untuk tol Serpong-Balaraja konsorsium yang lolos prakualifikasi antara lain PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk; konsorsium investor asal India, SP Road dan PT Prabu Persada; lalu konsorsium PT Bumi Serpong Damai Tbk, PT Astratel Nusantara, dan PT Transindo Karya Investama dan konsorsium antara PT Nusantara Infrastructure Tbk dengan kontraktor asal Korea. (sut)
Source : Thomas Mola
Editor : Sutarno

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.