RSS FEEDLOGIN

TOKOH PARIWISATA: Adhi Tirtawisata Jatuh Bangun Memajukan Pariwisata RI

A. Nurul Fajri   -   Jumat, 12 Oktober 2012, 23:03 WIB

TERKAIT

  • No news.

POPULER

PILIHAN REDAKSI

 

JAKARTA: Tokoh industri pariwisata Indonesia, Adhi Tirtawisata, pendiri Panorama Grup merayakan ulang tahun ke-80 yang dikemas dalam acara The Remarkable 80 Years Journey of Adhi Tirtawisata.

 

Acara yang berlangsung malam ini di the Ritz Carlton, Pasific Place dihadiri oleh keluarga, kerabat dekat,mitra dan anggota masyarakat pariwisata, dihadiri sedikitnya oleh 1.000 tamu.

 

Budi Tirtawisata, putra sulung dari empat putra Adhi Tirtawisata yang juga CEO Panorama mengatakan ayahnya dilahirkan di Bogor, 12 Oktober 1932. Sejak kecil memiliki jiwa pelayanan dan ketekunan yang membuahkan hasil sebagai perusahaan jasa pariwisata terkemuka.

 

”Beliau sangat fokus pada pariwisata sehingga memakai nama belakangnya dengan Tirtawisata. Karena namanya unik dan identik dengan pariwisata maka di sekolah kami suka diolok-olok teman,” ujarnya.

 

Dia mengemukakan motto kerjanya yang ditanamkan pada anak-anaknya adalah Tourism is creating from nothing to something. “Sekarang, nama Panorama identik dengan Adhi Tirtawisata”.

 

Adhi yang mantan guru pecinta travelling itu membangun usaha pariwisatanya sejak 40 tahun lalu. Jiwa bisnis dimulainya dengan menjadi juragan becak dengan visi dia akan menggantikan becak-becak itu dengan bus wisata.

 

“Di kemudian hari, mimpi itu terwujud karena setelah mendirikan Panorama Tours & Travel, usahanya berkembang ke bisnis transportasi dengan memiliki bus-bus wisata White Horse”.

 

Kini Panorama Grup menjadi penyedia jasa wisata yang bergerak di industri inbound tourism, transportation, travel and leisure, MICE (meeting, incentive, conference and exhibition) dan hospitality dengan sejumlah jaringan hotel.

 

Adhi yang sejak 16 tahun lalu menjadi orangtua tunggal karena sang istri , Leonita Thung telah wafat dan kini dikaruniai 12 cucu, selalu berpesan pada anak-anak dan karyawannya untuk jujur, setia dan selalu mengingat Sang Pencipta. (yus)

Editor :

Komentar :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.