RSS FEEDLOGIN

Telin TL Targetkan Raih US$10 Juta di Timor Leste

Fahmi Achmad   -   Sabtu, 16 Maret 2013, 11:18 WIB

TERKAIT

POPULER

PILIHAN REDAKSI

130306_telkomsel2 (antyus).jpgBISNIS.COM, DILI--Timor-Leste Telekomunikasi Indonesia Internasional S.A (Telin TL), anak usaha PT Telekomunikasi Indonesia Internasional (Telin), menargetkan pendapatan US$10 juta pada tahun ini, menyusul diluncurkannya layanan GSM dan 3G bermerek dagang Telkomcel di Timor Leste.

Chief Operational Officer Telin TL, Ambar Kuspardianto, mengatakan pendapatan tersebut akan didorong oleh target 120.000 pelanggan hingga akhir tahun.

"Jumlah populasi di Timor Leste mencapai 1,2 juta sedangkan pengguna ponsel di sini rata-rata mencapai 400.000. Dari jumlah itu kami targetkan dapat 120.000," kata Ambar, Sabtu (16/3).

Sejak 3 bulan diperkenalkan, merek Telkomcel sudah mulai diterima pasar. Terbuksi, sampai hari ini, sudah ada 42.000 pelanggan aktif Telkomcel yang tersebar di kota Dili dan sekitarnya.

"Namanya memang sengaja dibuat mirip dengan merek dagang Telkomsel yang dulu pernah masuk ke Timor Leste sebelum kemerdekaan, karena itu ketika sekarang kita masuk, produknya mudah diterima," sambungnya.

Seperti diketahui, cucu usaha dari PT Telekomunikasi Indonesia Tbk ini, telah memperkenalkan Telkomcel sejak 17 Januari 2013 lalu. Adapun acara Grand Launching akan diadakan Sabtu (16/3/13), di Dili dengan menghadirkan musisi Slank.

Telin TL memperoleh 15 tahun lisensi spektrum radio untuk layanan telekomunikasi seluler pada frekuensi 900 MHz, 1800 MHz, dan 2,1 GHz band serta registrasi penyedia jasa di Timor Leste.

Pada tahap awal, Telkomcel mulai beroperasi secara komersial pada 5 distrik terpadat dengan menggunakan 70 BTS yang tersedia. (Faa)

Source : Christine Franciska

Editor : Fahmi Achmad

Komentar :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.