RSS FEEDLOGIN

SETORAN PAJAK: 2013, Penerimaan sektor tambang dan migas digenjot

  -   Selasa, 15 Januari 2013, 02:59 WIB

TERKAIT

  • No news.

POPULER

PILIHAN REDAKSI

JAKARTA: Direktorat Jenderal Pajak berharap efektivitas penarikan setoran pajak di Kantor Pelayanan Pajak khusus tambang dan migas dapat lebih optimal pada 2013.

Dirjen Pajak Fuad Rahmany mengatakan KPP pertambangan dan migas belum mampu berjalan optimal pada 2012.

Fuad mengakui dibutuhkan sumber daya manusia yang handal untuk menjalankan KPP pertambangan dan migas dengan efektif.

"Butuh SDM yang handal di bidang pertambangan dan migas, ini butuh trainning. Mudah-mudahan bisa lebih efektif pada 2013," ujarnya di kantor Ditjen Pajak, Senin (14/01).

Menurut Fuad, Ditjen Pajak juga akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi teknis pertambangan guna mendapatkan data yang lebih akurat terkait kegiatan pertambangan dan eksplorasi migas.

"Persoalannya, selama ini kita tidak punya data akurat, hanya tembusan dari IUP. Dugaan kita ini jauh dari optimal, terutama pertambangan yang menengah dan kecil," tutur Fuad.

Pada 2012, target setoran PPh migas mencapai Rp64 triliun-65 triliun. Dengan pembentukan KPP pertambangan, setorannya diharapkan dapat meningkat menjadi Rp80 triliun.

Sektor pertambangan dan migas merupakan sektor yang memiliki elastisitas pajak yang tinggi, selain sektor manufaktur, keuangan, dan perkebunan.

KPP khusus pertambangan diresmikan Ditjen Pajak pada 2 Februari 2012 dan berlokasi di Jalan Medan Merdeka Timur Nomor 16 Jakarta Pusat. (arh)


 

Editor : Aprika Rani Hernanda

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.