RSS FEEDLOGIN

SAIL KOMODO 2013 Resmi Dibuka

Reporter   -   Selasa, 09 April 2013, 17:03 WIB

TERKAIT

POPULER

PILIHAN REDAKSI

130325_sail-komodo-2013.jpgBISNIS.COM,JAKARTA --- Kegiatan Sail Komodo 2013 secara resmi dibuka oleh Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono. Acara tersebut juga dihadiri Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif C. Sutardjo, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Gubernur Nusa Tenggara Timur.

Sail Komodo 2013 mengangkat tema, Jembatan Emas Menuju Nusa Tenggara Timur menjadi Destinasi Utama Pariwisata Dunia, merupakan bukti komitmen Pemerintah untuk memajukan ekonomi daerah khususnya Nusa Tenggara Timur.

“Sail Komodo 2013 merupakan event Internasional yang bertujuan meningkatkan perekonomian daerah terutama melalui sektor pariwisata bahari. Event ini menajdi momentum untuk memajukan wisata bahari di Tanah Air menjadi destinasi utama wisata dunia,” jelas Sharif, selaku Ketua Panitia Pelaksana tingkat Pusat Sail Komodo 2013.

Lebih lanjut Sharif menegaskan, Sail Komodo 2013 diselenggarakan dengan beberapa tujuan. Pertama, sebagai model percepatan pembangunan daerah kepulauan dan daerah terpencil. Kedua, menggalang keterpaduan dan sinergi program lintas kementerian atau lembaga baik tingkat daerah maupun tingkat pusat. Ketiga, menambah lokasi tujuan wisata bahari nasional. Keempat, sebagai media untuk mengukuhkan kembali Indonesia sebagai negara bahari.

Event ini sangat berdampak positif terhadap perkembangan pariwisata dan Ekonomi Nusa Tenggara Timur. Terutama melalui jumlah wisatawan yang datang ke NTT akan bertambah tiap tahun,” kata Sharif.

Oleh akrena itu, tujuan lain dari Sail Komodo 2013 adalah agar dapat mengembangkan rute pelayaran kapal-kapal yacht milik yachters dunia ke perairan Indonesia.

Source : taufiqur rahman

Editor : Sutarno

Layak Disimak

Komentar :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.