RSS FEEDLOGIN

SAHAM HEINEKEN Melejit & Catat Rekor Terbaru

  -   Kamis, 14 Februari 2013, 09:09 WIB

TERKAIT

  • No news.

POPULER

PILIHAN REDAKSI

JAKARTA—Saham-saham Eropa menguat untuk hari kedua, menghapus penurunan sebelumnya karena moncernya kinerja laporan keuangan emitan dan peningkatan produksi zona Eropa yang di atas perkiraan.


Saham Heineken NV, pembuat bir terbesar ketiga dunia, naik mencetak rekor baru. Saham Peugeot naik ke level tertinggi dalam 1 pekan setelah pembuat mobil terbesar di Perancis itu melaporkan rugi operasi yang menurun dibandingkan dengan perkiraan.

Saham Kabel Deutschland Holding AG melonjak ke level tertinggi karena Vodafone Group Plc menyatakan untuk memertimbangkan tawaran atas penyedia kabel terbesar di Jerman itu. Sementara itu saham Generale SA turun 3,6% setelah membukukan kerugian yang lebih besar dari perkiraan.

Indeks Stoxx Eropa 600 naik 0,4% ke level 288,27 pada penutupan perdagangan kemarin setelah sebelumnya jatuh sebanyak 0,3%. Indeks tersebut sepanjang tahun ini telah naik 3,1% seiring parlemen AS yang menyetujui RUU Anggaran yang menghindarkan penaikan pajak dan pemangkasan belanja yang bisa berpotensi mengancam untuk mendorong ekonomi terbesar di dunia itu ke dalam resesi.

"Memertimbangkan fakta bahwa belum ada banyak kinerja keuntungan yang mengecewakan, kami sudah berfikir tentang apa yang akan terjadi pada kuartal berikutnya," kata Pierre Mouton, Manajer Investasi Notz Stucki & Cie di Geneva seperti dikutip Bloomberg hari ini, Kamis (14/2/2013).

"Makro ekonomi telah membaik. Di Eropa banyak hal berjalan dengan arah yang benar. Kami cukup positif pada pasar saham. Ada kemungkinan yang baik bahwa perusahaan-perusahaan bisa mengalahkan ekspektasi pada kuartal berikutnya," tambahnya. (sut)

Editor : Sutarno

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.