RSS FEEDLOGIN

RUMAH SEJAHTERA TAPAK: REI Resmikan 100.000 Unit Besok

Ismail Fahmi   -   Selasa, 12 Maret 2013, 07:05 WIB

TERKAIT

POPULER

PILIHAN REDAKSI

130312_rumah tapak.jpgBISNIS.COM,  JAKARTA—Dalam rangkaian memperingati HUT ke-41 yang dilaksanakan di Padang, Sumatra Barat, Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPP REI) akan meresmikan 100.000 unit rumah sejahtera tapak (RST) yang dikembangkan anggotanya di seluruh Indonesia.

Peresmian proyek hunian tersebut rencananya dilakukan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Rabu (13/3) yang dipusatkan di Perumahan Nuansa Griya Arosuka yang dibangun PT Guna Griya Abadi, berlokasi di Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatra Barat.

Acara tersebut  akan dihadiri antara lain Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz, Menteri Perindustrian M.S. Hidayat, jajaran direksi perbankan nasional dan para pemangku kepentingan di sektor perumahan.

Ketua Panitia Pelaksana Acara Peresmian 100.000 RST DPP REI Belly Saputra mengatakan dipilihnya Sumatra Barat dimaksudkan untuk memacu pengembang membangun proyek sejenis di luar Jawa.

“Kebutuhan perumahan di luar Jawa juga lumayan besar," katanya, Senin (11/3).

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Daerah Irman Gusman mengharapkan agar kepala daerah di seluruh Indonesia melakukan percepatan pengembangan perumahan bekerja sama dengan anggota REI dan instansi lainnya yang juga berkewajiban menyediakan perumahan untuk masyarakat.

Pemerintah pusat maupun daerah, katanya, harus memiliki komitmen dan kesungguhan untuk terus membangun perumahan rakyat, khususnya bagi golongan menengah ke bawah

Ketua Umum REI Setyo Maharso menyebutkan peresmian 1.000 RST kali ini merupakan yang keempat kalinya dilakukan oleh asosiasi itu.

“Ini adalah peresmian 100.000 unit RST yang ke-4 oleh REI, setelah di Semarang pada 2007, Jonggol [Jawa Barat] pada 2008, dan Lamongan [Jawa Timur] pada 2010,” tuturnya. (if)

Source : Zufrizal

Komentar :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.