RSS FEEDLOGIN

RITEL ONLINE: Rakuten Tingkatkan Penjualan 9 kali lipat

Erly Rusiawati   -   Selasa, 13 Maret 2012, 16:43 WIB

TERKAIT

  • No news.

POPULER

PILIHAN REDAKSI

JAKARTA: Rakuten, operator peritel online asal Jepang, berencana meningkatkan trafik penjualan online 9 kali lipat pada tahun-tahun mendatang seiring meluasnya penggunaan smartphone dan tablet.Rakuten grup yang baru saja mengakuisisi Kobo melihat semakin banyak konsumen membeli perangkat bergerak dibandingkan personal computer (PC). Kenichiro Nakajima, Chief Mobile Officer at Rakuten, mengatakan ketika pengguna PC mulai menggunakan ponsel biasa (feature phone) untuk berbelanja online, transaksi mereka biasanya meningkat 1,5 kali lipat. Lantas, saat mereka pindah ke smartphone meningkat lagi 1,5 kali lipat."Angka ini akan meningkat lagi sebesar 1,5 kali lipat jika mereka menggunakan aplikasi kami yang telah terinstal sebelumnya. Kami berharap tingkat pertumbuhan serupa juga dialami tablet," katanya.Menurut ABI Research, hingga 2015 belanja melalui perangkat mobile akan mencapai lebih dari US$163 miliar di dunia, atau 12% dari omset e-commerce global. Dengan angka sebesar ini, prediksi Forrester bahwa m-commerce akan mencapai US$31 miliar pada 2016 sangat mungkin tercapai.IMS Screen Digest memperkirakan penjualan tablet bakal meningkat pesat dengan total pengiriman mencapai 70 juta unit pada 2014.Meski banyak konsumen masih sangat menghargai pengalaman belanja secara langsung, jelas sekali para peritel harus mengadopsi strategi-strategi multisaluran, dengan memperhitungkan elemen-elemen sosial dari pengalaman online.

 

Dari data yang dirilis Hitwise Juli 2011, terindikasi satu fan Facebook sama dengan 20 kunjungan tambahan ke website ritel dalam waktu satu tahun.Karena itu, para peritel harus memiliki strategi yang jelas agar alat-alat sosial bisa digunakan tidak hanya untuk brand awareness, tapi juga pengembangan produk dan layanan konsumen.Nakajima memaparkan m-commerce merupakan saluran ritel yang menarik dan berkembang pesat, tapi tidak harus mengorbankan elemen-elemen yang fokus akan aspek sosial dan layanan ketika konsumen mengunjungi toko."Para peritel harus membangun kehadiran yang kuat di seluruh sarana media penjualan, yakni fisik, mobile, dan sosial, untuk menghadirkan layanan yang memungkinkan konsumen berbelanja sesuai  keinginan mereka,” ucapnya.(api) 

>> BACA JUGA:

* Ini dia REKSADANA baru

* Ada Apa dengan BUMI RESOURCES?

* KANTONG MATA SBY: Presiden Sehat-sehat Saja

* Daftar 38 calon Komisioner OJK yang lolos uji kapabilitas

* ANGELINA SONDAKH, merek SEMPURNA!

 

*) Untuk membaca berita-berita dan memperoleh referensi terpercaya dari Bisnis Indonesia, silahkan klik epaper.bisnis.com. Anda juga bisa berlangganan epaper Bisnis Indonesia dengan register langsung ke Bisnis Indonesia edisi digital.

 

Editor :

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.