RSS FEEDLOGIN

QUICK COUNT PILKADA JATENG: Versi KPU, Ganjar-Heru Menang 48%

Puput Ady Sukarno   -   Minggu, 26 Mei 2013, 18:25 WIB

TERKAIT

POPULER

PILIHAN REDAKSI

130525_pilgub jateng.jpgBISNIS.COM, SEMARANG--Hasil quick count pilkada Jateng oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah tidak berbeda jauh dengan sejumlah lembaga survei.

Real count melalui mekanisme pesan singkat dari setiap KPPS di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang dikirimkan ke server KPU tersebut sementara ini masih menempatkan pasangan nomor tiga, Ganjar Pranowo-Heru Sudjatmoko memenangi Pilkada Jateng 2013.

Pasangan yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut memimpin dengan perolehan suara mencapai 48%, disusul pasangan nomor dua, Bibit Waluyo-Sudijono Sastroadmojo dengan raihan 30%, dan diikuti pasangan Hadi Prabowo-Don Murdono sebesar 20%.

"Hingga sekitar pukul 15.55 WIB, prosentase suara yang telah masuk melalui real count cepat ini sudah 58%, dan sementara hasilnya tidak jauh beda dengan sejumlah lembaga survei, pasangan nomor tiga memimpin, disusul pasangan nomor dua, lalu pasangan nomor satu," tutur Ketua KPU Fajar S.A.K.A, Minggu (26/5/2013).

Pihaknya akan menghentikan penghitungan riil secara cepat menggunakan perangkat IT yang bekerja sama dengan Telkomsel tersebut apabila jumlah suara yang masuk telah mencapai 70%.

"Ini hanya sebatas untuk mengobati rasa penasaran masyarakat dengan quick count, dan mekanismenya setelah suara yang masuk sekitar 70% maka riil count KPU ini akan dihentikan penghitungannya secara cepat ini," ujarnya.

Pertimbangannya, lanjutnya, hasil hitung cepat ini belum bisa dijadikan ketetapan pemenangan pasanan calon, dan yang tetap berlaku adalah hasil penghitungan suara secara manual dari masing-masing TPS tersebut.

"Hasil hitung cepat ini tidak bisa dijadikan legitimasi kemenangan pasangan calon yang maju dalam Pilkada Jateng 2013 ini, mengingat sesuai peraturannya, KPU Jateng baru akan memutuskan dan menetapkan pasangan calon yang menang pada 4 Juni 2013," tuturnya.

Editor : Sepudin Zuhri

Layak Disimak

Komentar :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.