RSS FEEDLOGIN

QUICK COUNT PILKADA JATENG: Hasil Penghitungan LSI Ganjar 48,55%, Bibit 30,29%, dan Hadi 21,19%

Pamuji Trinastiti   -   Minggu, 26 Mei 2013, 16:23 WIB

TERKAIT

POPULER

PILIHAN REDAKSI

130509_ganjarheru.jpgBISNIS.COM, SEMARANG - Proses hitung cepat Pilgub Jateng oleh Jaringan Survey Indonesia sementara menunjukkan keunggulan pasangan Calon Gubernur yang diusung PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo - Heru Sudjatmoko.

Penghitungan sementara pasangan itu memperoleh 48,55% di susul pasangan nomor urut dua Bibit Waluyo - Sudijono dengan perolehan 30,29%, sedangkan posisi pamungkas pasangan Hadi Prabowo - Don Murdono yang hanya mendapat 21,19%.

Tim Sukses Ganjar - Heru, Ahmad Ridwan mengatakan perolehan suara pasangan Ganjar - Heru yang sementara unggul bakal menjadi angin segar sekaligus tamba gela setelah partai pengusung gagal di dua Pilgus sebelumnya, Jawa Barat dan Sumatera Utara.

"Awalnya merasa berat karena PDI-P sendirian mengusung calon, sementara dua pasangan lain diusung koalisi, tetapi melihat hasil sementara kami optimistis," ujarnya, di Semarang, Minggu (26/5/2013).

Menurut Peneliti JSI, Fajar Tamin mengatakan perubahan suara masih memungkinkan terjadi mengingat surat suara dilaporkan belum semuanya masuk.

"Melihat persentasenya saat ini kemenangan milik Ganjar-Heru tetapi perubahan suara masih bisa terjadi," ujarnya.

Adapun, penghitungan cepat oleh Lembaga Survei Indonesia hingga pukul 15.00 WIB mencatat Ganjar-Heru 49,21%, bibit-Sudijono 30,14% dan HP-Don 20,65%.

Dari hasil penghitungan cepat itu, pasangan nomor urut satu, Hadi Prabowo mengatakan legowo atas hasil yang ada. Sedangkan Gubernur Jateng yang kembali berlaga, Bibit Waluyo pasrah dengan hasil penghitungan sementara.

Dua pasangan tersebut diusung koalisi partai, HP-Don merupakan pasangan yang diusung koalisi 6 partai PKS, PKB, Partai Gerindra, PPP, Partai Hanura dan PKNU dan Bibit - Sudijono diusung Partai Demokrat, PAN dan Partai Golkar. (dot)

Editor : Endot Brilliantono

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.