RSS FEEDLOGIN

PROYEK KATERING FREEPORT: Rolika siap gantikan Pangansari

Mursito   -   Minggu, 10 Juni 2012, 00:00 WIB

TERKAIT

  • No news.

POPULER

PILIHAN REDAKSI

TIMIKA: PT Rolika Caterindo menyatakan kesiapannta untuk menangani jasa katering di lingkungan kerja PT Freeport Indonesia di Kabupaten Mimika, Papua.

 

Komisaris PT Rolika Caterindo, Nerius Katagame di Timika, Sabtu mengatakan kesiapan perusahaan ini untuk menangani jasa katering di lingkungan kerja PT Freeport tidak terlepas dari kekecewaan terhadap PT Pangansari Utama yang diklaim tidak pernah membeli hasil bumi masyarakat lokal.

 

Selama ini, jasa katering di seluruh areal kerja PT Freeport di Mimika ditangani oleh PT Pangansari Utama.

 

"Selama ini hasil bumi masyarakat lokal tidak pernah dibeli oleh PT Pangansari Utama. Makanya kami membentuk PT Rolika Caterindo dan sudah memperkenalkannya kepada pihak Freeport," kata Nerius.

 

Menurut Nerius, misi utama kehadiran PT Rolika Caterindo di lingkungan Freeport ke depan yaitu untuk mendongkrak ekonomi masyarakat lokal. Seluruh hasil pertanian masyarakat lokal seperti sayuran, buah-buahan, usaha peternakan dan lain-lain akan dibeli oleh PT Rolika Caterindo.

 

"Kami akan beli hasil pertanian dari masyarakat lokal secara langsung. Yang terjadi selama ini, Pangansari menggunakan perusahaan lain dan koperasi untuk membeli hasil pertanian masyarakat sehingga harga di tingkat petani sangat rendah," tutur Nerius.

 

Terkait dengan keberadaan PT Rolika Caterindo tersebut, menurut Nerius, jajarannya sudah melakukan presentasi di hadapan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Rozik Soetjipto yang dihadiri oleh dua orang utusan James Robert Moffet (pemilik Freeport McMoRan) belum lama ini.

 

Dia berharap, PT Freeport dapat menerima kehadiran PT Rolika Caterindo tersebut untuk menjalin kemitraan. "Pada prisipnya jika Freeport terima maka kami akan siapkan semua sarana dan prasarana," kat Nerius.

 

Untuk mendukung usahanya, PT Rolika Caterindo akan mendatangkan tenaga-tenaga profesional di bidangnya, termasuk tenaga asing dari luar negeri.

 

Sejauh ini masyarakat lokal tujuh suku di sekitar tambang Freeport sangat merespons kehadiran PT Rolika Caterindo, dan berharap perusahaan itu nantinya dapat menggantikan peran yang selama ini dijalankan oleh PT Pangansari Utama.

 

Nerius menambahkan, ke depan PT Rolika Caterindo akan mengumpulkan hasil pertanian masyarakat lokal di kampung-kampung yang jauh dari Timika, sehingga sekaligus menjadi solusi untuk meminimalisasi arus migrasi penduduk dari kampung-kampung ke Timika.

 

Tokoh masyarakat Suku Amungme, Karel Beanal menyambut positif kehadiran PT Rolika Caterindo, dan meminta Freeport untuk menjalin kerja sama bisnis dengan perusahaan tersebut untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat setempat.

 

"Kami masyarakat tujuh suku di Mimika mengharapkan agar perusahaan ini harus masuk, karena sistem yang mereka kembangkan sangat membantu masyarakat. Selama ini hasil pertanian masyarakat lokal tidak pernah dibeli oleh PT Pangansari Utama. Kalaupun ada hasil yang dibeli, harganya sangat rendah," tutur Karel.

 

Untuk memuluskan rencananya masuk ke pasaran Freeport, PT Rolika Caterindo telah meminta dukungan dari berbagai pihak termasuk ke pemerintah pusat di Jakarta. (Antara/Bsi)

 

 

ARTIKEL LAINNYA:

 

Source : Newswire

Editor :

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.