BISNIS.COM, JAKARTA—Perusahaan riset properti mengungkapkan target pasar properti di luar Jawa masih akan didominasi produk perumahan dan ritel.
“Setelah membangun perumahan, akan diikuti dengan pembangunan kawasan komersial berupa ruko. Kalau sudah lebih maju, akan muncul kebutuhan untuk membangun departement store atau mall,” tutur Associate Director Research & Advisory Cushman & Wakefield Indonesia Arief Rahardjo, Senin (6/5/2013).
Umumnya, papar Arief, pengembang lokal akan menggandeng pengembang besar dalam mengembangkan lahan-lahan yang mereka miliki. “Orang lokal yang mempunyai lahan besar akan menggandeng pemain besar seperti Ciptura Group. Ini akan sama-sama diuntungkan.”
Menurutnya, ekspansi bisnis pengembang besar ke daerah sudah terjadi sejak lama seiring dengan perencanaan bisnis perusahaan. Di sisi lain, semakin sedikitnya lahan yang tersedia, khususnya di Jakarta turut menjadi faktor yang mempengaruhi.
Sebelumnya, Direktur Utama PT Wika Realty Budi Sadewa Sudiro mengemukakan bahwa perusahaannya juga tengah mengembangkan properti resedensial di Balikpapan dan siap melakukan penambahan land bank 130 ha di sana.
Dia menuturkan pertumbuhan infrasturktur di kawasan tersebut menjadi faktor utama ketertarikan perusahaan untuk masuk ke sana. Selain itu, tambahnya, perekonomian di Balikpapan juga terus tumbuh.
Editor : Hery Lazuardi

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.