BISNIS.COM, BANDUNG—Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan produksi jagung pada tahun ini mencapai 1,1 juta ton atau naik 12% dari tahun 2012 sebesar 980.000 ton.
Kepala Seksi Serealia Dinas Pertanian dan Pangan (Disperta) Poppy Farida optimistis target tersebut tercapai seiring produktivitas jagung periode Januari-April merupakan puncak panen.
“Diharapkan pencapaian target mampu terpenuhi hingga akhir tahun,” katanya kepada Bisnis, Minggu (26/5/2013).
Dia mengatakan selama ini sentra jagung terbesar terdapat di Garut yang berkontribusi sekitar 40%-44% dari total luas areal lahan Jabar sekitar 160.000 hektare.
Menurutnya, peningkatan jumlah produksi jagung di Jabar juga ditopang oleh permintaan yang tinggi terutama permintaan untuk pakan ternak sehingga pemasaran produksi jagung pipilan kering sangat mudah.
“Untuk pemasaran sendiri kami tidak ada permasalahan karena saat ini banyak pembeli jagung menjemput secara langsung ke petani,” jelasnya. (Adi Ginanjar/mfm)
Editor : Fatkhul Maskur

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.