RSS FEEDLOGIN

PON RIAU: Tetap berlangsung apapun masalahnya

Adhitya Noviardi   -   Rabu, 13 Juni 2012, 03:02 WIB

TERKAIT

  • No news.

POPULER

PILIHAN REDAKSI

JAKARTA: PON XVIII yang akan dilaksanakan di Pekanbaru, Riau, tetap dilangsungkan seperti rencana semula pada 9-20 September tahun ini, apapun permasalahan yang tengah menghadangnya."Dengan menpertimbangkan kondisi lingkungan yang ada, sesuai dengan kondisi realistis di lapangan, PON akan diselenggarakan secara optimal sesuai dengan kondisi yang ada (minimalis)," kata Menko Kesra Agung Laksono malam ini di kantornya.Agung berbicara kepada wartawan dengan didampingi oleh Gubernur Riau Rusli Zaenal, seusai rapat koordinasi teknis persiapan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII, yang diikuti oleh 11 kementerian terkait, DPRD dan jajaran Pemda Riau, di kantor Kemenko Kesra.Rusli menyebutkan pesiapan sarana dan prasarana PON hingga saat ini sudah siap 90%. "Kami sudah membangun sebanyak 54 venue untuk pelaksanaan pertandingan olahraga nasional yang diadakan 4 tahun sekali ini," ujar Rusli.Menurut dia, masih ada sekitar 10% lagi sarana yang belum siap, terdiri atas beberapa venue. "Hal itu terganjal oleh berbagai masalah, diantaranya anggaran dari APBD belum cair," tambahnya.Tapi, lanjutnya, bagaimana pun beratnya permasalahan yang dihadapi, dia berharap pesta PON tersebut harus tetap berjalan sesuai dengan rencana awal.

"Nanti kita cari solusinya dan opsi-opsi terbaik dalam mengatasinya. Misalnya untuk tempat tinggal para atlet, semua satu kamar bedua, mungkin bisa jadi berempat, dan alternatif lainnya," kata Rusli.Menko Kesra menambahkan PON harus tetap berjalan. "Untuk itu kepada semua instansi dan institusi yang terkait dengan PON XVIII ini, saya imbau supaya mau membantu memperlancar   pelaksanaannya. Jangan sampai dimundurkan lagi. Itu akan merugikan banyak pihak," ujar Agung.(api)

 
 
 

 

Editor :

Komentar :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.