BISNIS.COM, AMURANG, SULAWESI UTARA -- PT PLN (Persero) minta para kepala daerah mempermudah proses perizinan pembukaan hutan untuk membangun jaringan transmisi listrik.
Hal itu dikatakan Dirut PLN Nur Pamudji di hadapan Menteri ESDM Jero Wacik, Bupati Minahasa Selatan Sulawesi Utara Christiany Eugenia Paruntu dan pejabat daerah setempat dalam acara peresmian Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 2 Sulawesi Utara di Minahasa Selatan, Kamis (7/3/2013).
Nur menuturkan pembuatan instalasi pembangkit listrik saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan dan menyalurkan listrik kepada masyarakat.
PLN masih harus membangun jaringan transmisi yang akan mengalirkan listrik dari pembangkit ke kota-kota, desa, dan kampung, serta menambahkan jaringan distribusi untuk mengalirkan listrik dari transmisi ke rumah-rumah, pabrik, dan toko-toko yang menjadi pelanggan PLN.
Namun demikian, ujarnya, kondisi geografis Sulawesi dan beberapa pulau di Indonesia yang masih memiliki hutan lebat memaksa PLN membuka hutan untuk membangun jaringan transmisi.
"Tidak mungkin PLN bangun transmisi tanpa melewati hutan. Kami tidak dapat bekerja sendiri. Kami minta kerjasama dari gubernur, bupati, dan kepala daerah setempat untuk merekomendasikan PLN supaya dapat masuk hutan dan membangun jaringan transmisi," ujarnya.
Source : Anggi Oktarinda
Editor : Rustam Agus

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.