RSS FEEDLOGIN

PIPA GAS BOCOR: SOS! PGN Segera Perbaiki Pipa Transmisi Sumsel-Jawa

Yusran Yunus   -   Rabu, 22 Mei 2013, 19:19 WIB

TERKAIT

POPULER

PILIHAN REDAKSI

130315_pipa gas pgn.jpgBISNIS.COM, JAKARTA-PT PGN Tbk mengungkapkan pipa transmisi gas ruas Sumatra Selatan-Jawa yang berada di bawah laut mengalami kebocoran pada Selasa (21/5/2013) pukul 10.40 WIB.

Direktur Pengusahaan PGN Jobi Triananda mengatakan, lokasi kebocoran berada 23 meter di bawah laut pada jalur Labuhan Maringgai-Muara Bekasi di Kilometer Point 138-139 atau di sekitar wilayah Pulau Damar.

 
"Pada Selasa (21/4) pukul 10.40 WIB muncul gelembung udara sebagai indikasi awal terjadinya kebocoran pipa transmisi," katanya.

Menurut dia, pihaknya telah melokalisir sekitar wilayah kebocoran untuk menghindari dampak yang membahayakan bagi keselamatan transportasi kelautan, nelayan, dan juga operasional penyaluran gas bumi. "Ini merupakan anomali operasi," ujarnya.

Jobi juga mengatakan, pihaknya akan segera memperbaiki pipa berdiameter 32 inchi tersebut dengan metode "repair clamp".
"Kami harapkan dalam beberapa hari ke depan pipa tersebut dapat beroperasi normal," katanya.

Sebelumnya, telah dilakukan langkah preventif berupa penurunan tekanan untuk mencegah meluasnya titik kebocoran dan menjaga kondisi jaringan.
Jobi menjelaskan , pihaknya sedang melakukan mitigasi resiko baik mengenai hal teknis dan komersial dan dampaknya terhadap pelayanan pelanggan.

Sementara, komunikasi awal telah disampaikan kepada regulator, pelanggan, dan pihak terkait. "PGN akan menunjuk pihak ketiga yang profesional untuk mengevaluasi, memberikan rekomendasi, dan melaksanakan perbaikan apabila diperlukan untuk mengembalikan integritas jaringan pipa tersebut," jelasnya. (antara/yus)

Source : Newswire

Editor : Yusran Yunus

Komentar :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.