BISNIS.COM, PALEMBANG--Keempat pasang calon gubernur dan wakil gubernur yang akan bertarung dalam Pilkada Sumatera Selatan mendatang dinilai tidak punya keberanian oleh LIPI.
Panelis dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Siti Zuhro menilai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan tidak berani memberikan terobosan politik.
Siti menyampaikan hal itu ketika diminta tanggapannya usai menjadi panelis pada debat kandidat calon gubernur dan wakil gubernur Sumsel di Palembang, Senin malam.
Menurut dia, apa yang disampaikan calon gubernur dan wakil gubernur Sumsel pada debat kandidat itu biasa saja.
Tidak ada yang berani memberikan terobosan politik baik di bidang birokrasi, sosial, kemiskinan, pengangguran dan infrastruktur, misalnya mengatakan dalam dua tahun pertama dia akan melakukan perbaikan.
"Jadi, kurang terukur apa yang disampaikan para calon tersebut," katanya.
Ia menuturkan, apa yang disampaikan tidak dilengkapi dengan data statistik lebih konkret mestinya masing-masing kandidat bisa menunjukkannya dan tidak berargumen normatif.
Ada data katakanlah data konkret mengenai masalah kemiskinan, pengangguran dengan tabel-tabel sehingga panelis tidak kesulitan untuk mengejar pertanyaan berikutnya, kata dia.
Empat pasangan calon gubernur-wakil gubernur Sumsel itu yakni Eddy Santana Putra-Wiwit Tatung (ESP-WIN - nomor urut 1), Iskandar Hasan-Hafisz Tohir (nomor urut 2), Herman Deru-Maphilinda Syahrial Oesman (Derma - nomor urut 3) dan Alex Noerdin-Ishak Mekki (nomor urut 4).
Pada debat kandidat yang disiarkan salah satu stasiun televisi swasta itu ada sejumlah pertanyaan yang disampaikan mengenai masalah pendidikan, kesehatan, kemiskinan, sosial, pariwisata dan lainnya.
Suasana cukup meriah ketika dilakukan debat kandidat calon gubernur-wakil gubernur Sumsel tersebut, karena masing-masing calon membawa tim pendukungnya.
Walaupun waktu masuk ke ruangan acara debat kandidat itu sempat terjadi dorong-dorongan, karena banyak yang mau masuk, tetapi tidak diperkenankan, karena terbatasnya ruangan yang ada.
Sebelumnya, empat pasangan calon Gubernur Wakil Gubernur Sumsel itu juga sudah memaparkan visi misi mereka di DPRD Sumsel.(yop)
Source : Antara
Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.