RSS FEEDLOGIN

PILKADA JATENG: Hadi Legowo Ganjar Menang

Endot Brilliantono   -   Minggu, 26 Mei 2013, 21:39 WIB

TERKAIT

POPULER

PILIHAN REDAKSI

130526_hadi-1.jpgBISNIS.COM, SEMARANG -- Calon gubernur Hadi Prabowo mengaku legawa atau berlapang dada menerima kekalahan dalam Pemilihan Gubernur Jateng periode 2013-2018 berdasarkan hasil penghitungan cepat atau "quick count" yang dilakukan sejumlah lembaga survei.

"Kita sudah paham bahwa hasil 'quick count' biasanya tidak jauh berbeda, untuk itu saya akan legawa dan itu hasil terbaik," katanya saat ditemui di posko pemenangan Hadi Prabowo-Don Murdono di Semarang, seusai pencoblosan pilkada, Minggu (26/5/2013)

Menurut dia, siapapun yang terpilih menjadi Gubernur Jateng merupakan pilihan terbaik rakyat.

"Semoga Pak Ganjar membawa perubahan dan betul-betul menjadikan Jateng semakin maju," ujarnya.

Hasil penghitungan cepat yang dilakukan oleh sejumlah lembaga survei atas pemungutan suara Pilgub Jateng, pasangan cagub Ganjar Pranowo-Heru Sudjatmoko menduduki urutan teratas dalam perolehan suara.

Berdasarkan penghitungan cepat yang dilakukan lembaga survei Jaringan Suara Indonesia (JSI) dan ditutup pada pukul 15.00 WIB, Ganjar-Heru memperoleh 48,73%.

Pasangan cagub Bibit Waluyo-Sudijono Sastroatmojo berada di tempat kedua dengan suara 30,24% serta Hadi Prabowo-Don Murdono berada di tempat ketiga dengan perolehan 21,03%.

Penghitungan cepat yang dilakukan lembaga survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) menempatkan pasangan cagub Ganjar-Heru di posisi teratas dengan 49,33% suara.

Bibit-Sudijono memperoleh suara 30,11% dan Hadi-Don berada di urutan ketiga dengan 20,56%.

Ganjar-Heru juga menempati urutan pertama dengan suara sebanyak 49,93% berdasarkan hasil penghitungan cepat yang dilakukan Saifulmujani Research and Consulting (SMRC).

Bibit-Sudijono berada di posisi kedua dengan 30,15%, sedangkan Hadi-Don mendapat 19,92% suara. (Antara/dot)

 

BACA JUGA:

Source : Newswire

Editor : Endot Brilliantono

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.