RSS FEEDLOGIN

PILKADA BALI: Pemilihan Lancar, Megawati Beri Apresiasi

Sepudin Zuhri   -   Kamis, 16 Mei 2013, 14:10 WIB

TERKAIT

POPULER

PILIHAN REDAKSI

130515_pilkada-bali.jpgBISNIS.COM, DENPASAR--Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengapresiasi semua pihak yang telah menyukseskan penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah Bali.

"Ibu Megawati sangat mengapresiasi atas suksesnya penyelenggaraan Pilkada Bali, karena aman dan tertib. Begitu juga masyarakat telah memercayai Cagub dan Cawagub Anak Agung Ngurah Puspayoga-Dewa Nyoman Sukrawan untuk selanjutnya memimpin Bali lima tahun ke depan," ujar Sekjen DPP PDIP Tjahjo Kumolo, seperti dikutip Antara, Kamis (16/5/2013).

Megawati juga mengapresiasi Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bali yang telah bekerja secara profesional, sehingga pendistribusian surat suara dan perangkat pendukung Pilkada Bali lainnya tepat waktu sampai di tempat pemungutan suara.

"Berkat dukungan semua pihak, penyelenggaraan Pilkada Bali dapat berjalan damai, lancar dan tertib serta mengutamakan budaya Pulau Dewata," katanya.

Sementara itu, Tim Hukum dan Advokasi DPP PDIP Arif Wibowo mengatakan saat ini pihaknya telah menurunkan tim hukum tersebut ke kabupaten dan kota dalam upaya mengantisipasi adanya gangguan terkait rekapitulasi surat suara yang saat ini masih di desa/kelurahan.

"Penurunan tim hukum dan advokasi kami ke kabupaten dan kota dalam upaya memberi jaminan jika ada hal-hal yang tak diinginkan terjadi terkait surat suara itu," katanya.

Dia juga mengimbau masyarakat Bali untuk menunggu pengumuman penghitungan suara secara resmi dari KPU yang rencananya pada 27 Mei mendatang.

"Mari jaga suasana kondusif Bali. Semua pihak sebaiknya bersabar menunggu hasil perhitungan suara yang dilakukan KPU," katanya. (Antara)

Editor : Sepudin Zuhri

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.