RSS FEEDLOGIN

PILGUB JATENG: Hari Ini Pencoblosan, Jangan Golput!

Lahyanto Nadie   -   Minggu, 26 Mei 2013, 06:26 WIB

TERKAIT

POPULER

PILIHAN REDAKSI

130525_pilgub jateng.jpgBISNIS.COM, SEMARANG–Warga Jawa Tengah hari ini akan melakukan pencoblosan untuk memilih gubernur mereka. Tiga kandidat yaitu pasangan Hadi Prabowo-Don Murdono, Bibit Waluyo–Sudijono Sastroatmodjo dan Ganjar Pranowo-Heru Sudjatmoko bersaing meraih suara terbanyak.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng mengimbau masyarakat Jateng supaya menggunakan hak pilih pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng yang digelar, Minggu (26/5/2013) ini.

Untuk mengamankan pelaksanaan pemilihan pilgub, Polda Jateng menerjunkan 22.600 personel polisi menjaga TPS. Polisi dibantu prajurit TNI dan anggota perlindungan masyarakat (linmas).

Ketua KPU Jateng, Fajar Subhi mengatakan persiapan pelaksanaan pecoblosan Pilgub Jateng tidak ada kendala, semuanya sudah siap.

”Surat suara pilgub sudah sampai di panitia pemungutan suara [PPS] tingkat desa, dan besok pagi [Minggu ini] didistribusikan ke kelompok panitia pemungutan suara [KPPS] di tempat pemungutan suara [TPS],” katanya kepada Solopos.com di Semarang, Sabtu (25/5/2013).

Untuk pelaksanaan pencoblosan, KPU menyediakan sebanyak 61.951 TPS yang tersebar di sejumlah lokasi.

Anggota KPU Jateng, Nuswantoro Dwiwarno, menambahkan, pelaksanaan pencoblosan dimulai pukul 07.00 WIB sampai pukul 13.00 WIB.

Kapolda Jateng, Irjen Pol Didiek Sutomo Triwidodo, mengatakan 22.600 personel polisi akan ditempatkan di setiap TPS Pilgub Jateng.

“Untuk mengamankan TPS pilgub diterjunkan 22.600 anggota polisi,” kata Kapolda kepada wartawan seusai gelar pasukan kesiapan pengamanan TPS Pilgub Jateng, di Lapangan Simpanglima, Kota Semarang, Jumat (24/5/2013).

Dalam menjalankan tugas, lanjut dia, Polda didukung Kodam IV/Diponegoro yang menurunkan 7.000 prajurit TNI, linmas. (LN)

 

Editor : Lahyanto Nadie

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.