BISNIS.COM, SOLO -- Calon Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjadwalkan waktu untuk bertemu Rustriningsih yang gagal memperoleh rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan untuk maju ke Pilgub Jateng pada 26 Mei 2013.
"Rustriningsih yang sekarang menjabat sebagai Wakil Gubernur Jawa Tengah itu, teman saya seperjuangan di PDI Perjuangan, maka saya akan menemuinya. Hanya saja masih dicarikan waktu yang tepat," kata Ganjar di sela-sela menghadiri peluncuran Sepur Kluthuk Jaladara di Solo, seperti dikutip Antara, Minggu (10/3/2013).
Menyinggung adanya isu bahwa loyalis Rustriningsih akan melakukan Golput dalam Pilkada Gubernur Jateng, Ganjar mengatakan pihaknya sampai sekarang belum menerima kabar seperti itu.
Ia mengatakan setelah digelarnya Rapat Kerja Daerah Khusus (Rakerdasus) DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah di Solo, Sabtu (9/3/2013) yang dipimpin oleh Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani, seluruh DPC PDI Perjuangan di Jawa Tengah akan terus bergerak di daerahnya masing-masing untuk dapat memenangkan Pilgub Jawa Tengah.
Ganjar yang berpasangan dengan Heru Sujatmoko mengatakan mengenai masalah kekuatan lawan, hampir semua mempunyai peluang. "Semua berangkat dari lini yang sama dan semua calon harus kerja keras dan saya juga tidak meremehkan lawan. Untuk mencapai kemenangan ini kita harus kerja keras dan kompak di semua lini," kata Ganjar.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo yang juga sebagai Wali Kota Surakarta, mengatakan untuk memenangkan pasangan Ganjar-Heru, pihaknya telah membentuk tim khusus sejak dari tingkat paling bawah sampai DPC.
"Tim pemenangan sudah terbentuk dan sekarang ini juga sudah bekerja sesuai tugasnya masing-masing. Jadi untuk di Solo sekarang ini tidak ada masalah, dan begitu juga saya berharap daerah-daerah lainnya setelah sepulang dari Rakerdasus juga langsung bisa bekerja untuk memenangkan pasangan Ganjar-Heru dalam Pilgub Jateng," kata FX Hadi Rudyatmo yang juga sebagai pendamping Plt Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah.
Source : Newswire
Editor : Endot Brilliantono
Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.