RSS FEEDLOGIN

PILGUB JATENG : Demi Idealisme, Rustri Pilih Tak Ikut Bursa Cagub

Endot Briliantono   -   Rabu, 06 Maret 2013, 07:11 WIB

TERKAIT

POPULER

PILIHAN REDAKSI

130306_rustriningsih1.jpgSEMARANG -- Wakil Gubernur Jateng, Rustriningsih mengaku sudah berusaha semaksimal mungkin untuk bisa maju sebagai cagub pada Pilkada Jateng 2013 melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Dia membenarkan pada detik-detik terakhir sebelum turun rekomendasi DPP PDIP, pihaknya  mendapatkan pinangan dari parpol menengah lain untuk diusung sebagai cagub Jateng, namun ditolak. 

”Daripada saya harus menggadaikan idealisme, lebih baik sepert ini [tidak maju sebaga cagub],” ungkap dia kepada wartawan di rumah dinas Wagub Jateng, Selasa (5/3/2013) malam.

Senada diungkapkan  Sekjen DPP Partai Gerindra, Ahmad Muzani. Dia mengatakan  Rustriningsih juga didekati partai menengah antara lain Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk diusunsg sebagai cagub.

Namun, sampai batas waktu pendaftaran di KPU Jateng pukul 24.00 WIB, Selasa (5/3/2013), tidak tercapai kesepakatan antara kedua belah pihak. “Ada perbedaan hal yang prinsip dengan Rustriningsih. Padahal kami dikejar waktu pendaftaran di KPU Jateng, sehingga batal mengusung Rustriningsih,” jelasnya.

Dukungan Gerindra, lanjut dia, kemudian dialihkan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Jateng, Hadi Prabowo yang berpasangan dengan calon wakil gubernur (cawagub) Don Murdono. ”Prinsip kami mengusung putera terbaik di Jateng, Hadi Prabowo merupakan salah satu putera terbaik Jateng,” ujar dia didampingi Ketua DPD Partai Gerindra Jateng, Abdul Wachid.

Selain Gerindra, pasangan Hadi Prabowo dan Do Murdono diusung lima partai politik lain yakni, PKS, PPP, PKB, Partai Hanura, dan PKNU. ”Hadi Prabowo termasuk salah satu dari tiga nama yang direkomendasikan ke DPP PKS, sehingga kami ikut mendukung,” kata Ketua DPW PKS Jateng, A Fikri Faqih.

Source : Solopos/Insetyonoto

Editor : Endot Brilliantono

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.