BISNIS.COM, JAKARTA--Pemerintah memiliki proyek pengembangan peternakan di provinsi Nusa Tenggara Timur dan Papua Barat senilai
Rp200 miliar.
Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengatakan Indonesia sangat membutuhkan pengembangan peternakan sapi dan kedua daerah tersebut memiliki potensi yang besar.
"Peternakan sapi sangat urgent saat ini, sehingga kita tidak perlu lagi impor sapi ke depannya," katanya dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR, Senin (27/5/2013)).
Oleh karena itu, lanjutnya, Kementerian PU mengalokasikan berbagai program khususnya keairan senilai Rp200 miliar.
Selain itu, lanjutnya, kedua provinsi tersebut juga merupakan kawasan yang kekurangan air di samping provinsi Madura.
"Jadi kami akan membangun embung, pembangunan prasarana pengambilan air tanah, dan jaringan pipa transmisi di daerah tersebut," ujarnya. (ra)
Editor : Rustam Agus

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.