BISNIS.COM, JAKARTA–Kementerian Perdagangan diminta untuk segera mengantisipasi tingginya permintaan daging dan ayam sejak beberapa bulan menjelang Ramadhan guna menghindari lonjakan harga akibat kelangkaan yang mungkin terjadi di pasaran.
Ketua Umum Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Suryani Sidik Motik mengatakan bila Kemendag bisa membanjiri pasokan daging dan ayam mulai jauh-jauh hari, maka kenaikan harga kebutuhan tersebut dapat dihindari
“Harusnya supply daging dan ayam sudah bisa disediakan jauh-jauh hari, pemerintah harus mengantisipasi ini agar tidak terjadi kenaikan harga,” tuturnya, Jumat (10/5/2013).
Selain daging dan ayam, beberapa kebutuhan pokok yang kemungkinan mengalami lonjakan harga adalah telur, beras, dan gula.
Pihak Bulog pun menurutnya harus sudah mempersiapkan dan mengantisipasi permintaan yang cukup tinggi dari masyarakat. “Supply dan demand menjelang puasa dan lebaran ini harus bisa diantisipasi oleh Kemendag dan Bulog.”
Adapun, bagi pelaku UKM, momen menjelang puasa dan lebaran ini, menurutnya, menjadi peluang yang baik untuk memasarkan produk yang mereka miliki.
Rencananya, HIPPI akan membuat berbagai persiapan untuk menjual berbagai produk UKM melalui pameran. (sep)
Editor : Sepudin Zuhri

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.