RSS FEEDLOGIN

PERKEBUNAN: Program revitalisasi karet butuh dana Rp3 Triliun

M. Kholikul Alim   -   Rabu, 27 Februari 2013, 15:35 WIB

TERKAIT

POPULER

PILIHAN REDAKSI

130220_compact_karet_bisnis.jpgJAKARTA--Kementerian Pertanian membutuhkan dana maksimal Rp3 triliun untuk merevitalisasi komoditi karet melalui gerakan nasional karet.

Dirjen Perkebuna Kementrian Pertanian Gamal Nasir mengatakan usulan tersebut telah disampaikan kepada Presiden.

"Usulannya sudah kami ajukan ke Presiden. Kalau Gernas Kakao butuh Rp3,5 triliun, Gernas Karet tidak jauh-jauh, tetapi tidak sampai Rp3 triliun," ujarnya, Rabu (27/2).

Gamal menambahkan Gernas Karet bakal dilakukan di lahan seluas 350.000 hektare. Adapun luas total perkebunan karet di Indonesia mencapai 3 juta hektare.

Melalui program Gernas, produktivitas perkebunan karet diharapkan bisa meningkat hingga 2 kali lipat. Menurutnya, produktivitas perkebunan karet saat ini berkisar 1 ton per hektare.

Beberapa daerah yang disasar gerakan ini a.l. Sumatera Selatan dan Jambi. Kedua daerah tersebut merupakan kantung produksi komoditi karet.

"Gernas karet akan dilakukan dalam jangka waktu 3 tahun," imbuhnya.

Sementara itu, program Gernas Kakao yang berakhir tahun depan diklaim berjalan mulus. Gamal menyebut Gernas berhasil mengatrol produktivitas perkebunan dari 400 kilogram per hektare menjadi 700 kilogram--800 kilogram per hektare.

Editor : Aprika R. Hernanda

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.