BISNIS.COM, BEIJING-- Duta Besar RI untuk China merangkap Mongolia, Imron Cotan, mengungkapkan rasa saling percaya di antara pengusaha Indonesia dengan China masih kurang baik.
"Ini terkait antara lain masalah sosial. Masing-masing pihak masih merasa `dicurangi," katanya, saat menerima kunjungan delegasi Komisi VI DPR RI di Beijing, Rabu (5/1) malam.
Imron mengemukakan masing-masing pengusaha kerap bermasalah dengan kualitas dan kuantitas komoditas yang tidak sesuai kontrak, nilai barang yang juga tidak sesuai kesepakatan serta lainnya.
"Tak hanya itu, pengusaha China juga masih mendapat sambutan kurang positif di Indonesia, dengan adanya demo buruh, pungutan liar dan sebagainya yang tidak mendukung kepercayaan mereka untuk berinvestasi di Indonesia," katanya menambahkan.
Padahal, lanjut Imron, seiring dengan pertumbuhan dan pembangunan ekonomi yang relatif stabil, Pemerintah China gencar menanam investasi di mancanegara.
"Peluang ini yang seharusnya dapat kita manfaatkan sebaik-baiknya. Begitu pun sebaliknya, pertumbuhan ekonomi yang positif di China juga memacu konsumsi domestik, sehingga banyak peluang ekspor yang dapat dilakukan lebih maksimal oleh Indonesia ke China," tuturnya. (Antara)
Editor : Ismail Fahmi

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.