RSS FEEDLOGIN

PERBAIKAN JALAN: Sumatra Dapat Anggaran Rp8,7 Triliun

Didit A. Susanto   -   Kamis, 28 Februari 2013, 18:55 WIB

TERKAIT

  • No news.

POPULER

PILIHAN REDAKSI

JAKARTA--Kementerian Pekerjaan Umum mengalokasikan  anggaran Rp8,7 triliun untuk meningkatkan dan memperbaiki jalan dan jembatan di Pulau Sumatra.

Dalam perbaikan infrastruktur ersebut terdapat dua jalur yang mendapat perhatian khusus yakni jalur Lintas Timur Sumatra dan Lintas Barat Sumatra.

Direktur Bina Pelaksanaan Wilayah 1 Bina Marga Subagyo mengungkap alokasi anggaran tadi termasuk  untuk pembangunan jalan tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi.

"Jalan tol Medan-Kualanamu itu pemerintah kerjakan 17,8 km dari total panjang yang hampir 60 km," ujarnya  saat ditemui di kantornya, Jakarta, Kamis (28/2).

Dia menjelaskan pembangunan jalan tol Medan-Kualanamu itu menjadi salah pembiayaan jalan terbesar yang menggunakan loan untuk wilayah Sumatra. Adapun anggaran membangun jalan bebas hambatan itu ialah kombinasi APBN 10% dan loan China 90%.

Menurutnya, jalan lintas timur pada dasarnya dalam kondisi baik sehingga tinggal perawatan. Sementara untuk lintas barat masih perlu diperhatikan. Pengerjaan jalan lintas timur nantinya akan mencakup peningkatan dan pelebaran jalan.

Subagyo menuturkan sebanyak Rp2 triliun dari alokasi anggaran tadi akan difokuskan untuk mengembangkan jalur Lintas Barat Sumatra yang selama ini belum diperhatikan.

Jalan lintas barat itu akan dibangun mulai dari Lampung, Kluwih, Bengkulu, Padang, Manggopoh, Natal Sibolga sampai ke lintas Barat Aceh. Pembangunan jalan itu akan dilakukan secara bertahap dan akan dimulai tahun ini.

Tantangan utama untuk menjaga kualitas jalan Lintas Timur Sumatra, katanya,  adalah ancaman banjir yang makin sering terjadi. Kerusakan yang sekarang ini terjadi di wilayah Lampung, Jambi dan di beberapa titik lainnya disebabkan oleh air yang merendam aspal selama beberapa hari.

“Jalan aspal tidak tahan terhadap air yang merendam apalagi lebih dari 48 jam dan kemudian dilewati kendaraan berat, maka pasti akan rusak,” paparnya. (if)

Source : Thomas Mola

Editor : Ismail Fahmi

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.