RSS FEEDLOGIN

PERAGAAN MODE: Irna tampilkan busana muslim dari tenun Lombok

Zulkarnaini Muchtar   -   Kamis, 01 November 2012, 19:52 WIB

TERKAIT

  • No news.

POPULER

PILIHAN REDAKSI

JAKARTA--Perancang mode Irna Mutiara memperagakan busana muslim berbahan tenun Lombok Sumbawa,  Nusa Tenggara Barat (NTB) bertema Dazzling Discovery of Lombok Sumbawa yang feminin dan elegan di Ballroom Hotel Mulia Senayan, Rabu malam (31/10).

Melalui label La Perle, Irna yang mempunyai dua butik di Jakarta dan Bandung itu, menampilkan 20 set busana muslim  yang merupakan perpaduan etnik, dan  modern. Busana muslim itu dirancang dengan siluet yang longgar  dengan perpaduan beberapa kombinasi warna dan motif .

Kebanyakan dia menggunakan kain tenun bermotif garis dan tenun motif ikat. Kombinasi warnanya tunik bermotif ikat yang dominan warna kuning  dan sedikit marun dirancang tanpa lengan dipadukan blus polos warna marun yang lengan kanan diberi sentuhan sulaman.

Busana itu  dilengkapi dengan kerudung warna kuning, sehingga tampil modis dan fresh. Kebanyakan rancangan menampilkan potongan A-line.  Busana itu ada yang mengambil inspirasi dari bentuk jubah. Ada pula busana yang  memadukan tunik dan celana panjang yang ramping.

“Dengan konten lokal dalam nuansa global ini diharapkan bisa membuka wawasan bagi para perajin tenun di NTB juga sebagai lankah lanjutan diterimanya kain-kain tradisional khususnya tenun Lombok Sumbawa dalam kancah fashion nasional maupun internasional,” kata Irna.

Pelaksanaan peragaan busana tersebut merupakan prakarsa Dekranasda Provinsi NTB menyelengarakan acara yang bertajuk Ethnic Fashion 2012, art creative and tourism night untuk lebih memperkenalkan kain tenun NTB pada tingkat nasional dan internasional.

Irna diajak oleh Dekranasda NTB untuk kesepuluh kabupaten kota untuk melihat berbagai potensi kekayaan tradisi dan keberagaman tekstil khas Lombok Sumbawa. Irna mengatakan kain dari berbagai daerah itu mempunyai banyak ragam ada yang menggunakan pewarna alam sehingga menghasilkan warna yang berkesan natural dan ada pula yang menggunakan pewarna buatan.

Motif asli tradisional yang berbentuk sederhana seperti motif salur, kotak-kotak, katanya, ternyata sudah diciptakan dari ratusan tahun yang lalu, tetapi tetap berkesan modern. Selain itu, Irna yang juga mempunyai busana dengan label Up 2 date, Inasscraf itu, menemukan kerajinan sulaman tradisonal yang saat ini belum dikembangkan secara optimal.

Oleh karena itu, Irna mengangkat kembali kerajinan sulaman khas Lombok Sumbawa sebagai aksen dalam rancangannya. (Foto:REH/Bisnis Indonesia) (msb)

Source : Reni Efita Hendry

Editor :

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.