RSS FEEDLOGIN

Penjualan Motor Kuartal I Diprediksi 1,95 Juta Unit

Agust Supriadi   -   Minggu, 31 Maret 2013, 10:26 WIB

TERKAIT

  • No news.

POPULER

PILIHAN REDAKSI

 

130306_sepeda motor.jpgBISNIS.COM, JAKARTA-Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) memperkirakan penjualan kendaraan roda dua di Tanah Air pada kuartal III/2013 berkisar 1,95 juta unit atau sama dengan kondisi pasar pada periode tiga bulan pertama 2012.

Sepanjang tahun ini, pasar motor Indonesia berpotensi terkoreksi karena terimbas berbagai kebijakan pemerintah, a.l. pengetatan aturan uang muka pembiayaan syariah dan pembatasan konsumsi BBM bersubsidi.

Ketua Bidang Komersil AISI Sigit Kumala menuturkan meskipun aturan uang muka syariah baru efektif diberlakukan per April, tetapi sejumlah perusahaan pembiayaan sudah mengimplementasikannya sejak Januari.

 Hal itu sudah mulai berdampak terhadap penjualan kendaraan roda dua di dalam negeri pada tiga bulan pertama 2013, yang diprediksi stagnan atau sama dengan pencapaian kuartal I tahun lalu.

“Asumsi saya pada kuartal I [2013] pasar akan berada pada kisaran 1,95 juta hingga 2 juta unit. Artinya pasar masih akan sama atau tidak tumbuh,” katanya kepada Bisnis, Minggu (31/3/2013).

Paa periode berikutnya, lanjut Sigit, pasar motor Indonesia akan lebih sulit untuk bisa tumbuh jika Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerapkan pengawasan yang lebih ketat di sektor keuangan. Bahkan, bukan mustahil pasar akan terkoreksi jika pemerintah jadi membatasi konsumsi BBM bersubsidi.

“Aturan uang muka syariah akan ada pengaruhnya terhadap penjualan motor, mengingat uang muka rendah akan sulit dijumpai di pasar".

Apabila prediksi Sigit benar, maka kontribusi Indonesia di pasar motor Asia maupun Asean akan turun pada tahun ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, Asean Automotive Federation (AAF) menempatkan Indonesia di peringkat pertama di pasar sepeda motor Asean, dengan  total 7,14 juta unit pada 2012. Peringkat kedua ditempati Thailand dengan total penjualan 2,13 juta unit dan disusul Filipina 702.599 unit, Malaysia 539.753 unit, dan Singapura 9.923 unit.

“Meskipun turun, RI masih merupakan pangsa motor terbesar di Asia atau bahkan Asean. Mungkin pangsanya akan turun karena kita terkoreksi, sementara negara lain mengalami pertumbuhan".

 

Source : Agust Supriadi

Editor : Yusran Yunus

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.