RSS FEEDLOGIN

PENETRASI KOPERASI diproyeksikan tembus 200.000 akhir 2012

Muhammad Sarwani   -   Rabu, 17 Oktober 2012, 13:22 WIB

TERKAIT

  • No news.

POPULER

PILIHAN REDAKSI

JAKARTA: Menteri Koperasi dan UKM Sjarifuddin Hasan optimistis hingga akhir tahun 2012 jumlah koperasi di seluruh Indonesia akan menembus angka 200.000 didorong pertumbuhan koperasi yang sangat opesatr di seluruh provinsi Indonesia.

“Sekarang ini jumlah koperasi sudah mencapai 192.344 unit. Hingga akhir tahun total koperasi seluruh Indonesia akan menembus 200.000 unit,” katanya pada acara Capacity Building Pendamping KUR dan UKM Tenant Inkubator Bisnis di Gedung SME Tower, Jakarta Selatan, hari ini, Rabu (17/10/2012).

Pertumbuhan koperasi bisa terlaksana secara nasional dan signifikan, karena pemerintah terus komitmen terhadap pembinaan dan peningkatan kapasitas pelaku koperasi dan usaha mikro, kecil dan menengah (KUMKM).

Karena pemberdayaan KUMKM sangat penting, maka instansi tersebut terus memberikan pelatihan kepada tenaga pendamping maupun SDM koperasi dan usaha mikro, kecil dan menengah. Sejumlah 260 orang lebih tenaga pendamping KUR maupun UMKM Tenant Inkubator Perguruan Tinggi,mengikuti peningkatan kapasitas yang dilaksanakan tiga hari.

Melalui kegiatan tersebut, Sjarifuddin Hasan semakin optimistis jumlah koperasi di Indonesia bisa melebih angka 200.000 hingga akhir tahun ini bersamaan dengan pertumbuhan jumlah entrepreneurs yang juga ditargetkan menembus angka 2% dari populasi penduduk Indonesia.

Sebab, katanya, program pendampingan kepada UKM Tenant pada 15 perguruan tinggi di seluruh Indonesia, akan membantu lahirnya entrepreneurs-entrepreneurs baru.  Intinya, ke-15 perguruan tinggi tersebut siap membantu melahirkan wirausaha baru andal.

”Peningkatan kapasitas UKM pada incubator bisnis perguruan tinggi merupakan program nasional. Mengapa kita optimistis mereka bisa langsung menjadi wirausaha baru, karena pemerintah telah mempersiapkan permodalan mereka melalui program kredit usaha rakyat (KUR).”

Untuk itulah Kementerian Koperasi dan UKM melatih tenaga pendamping KUR yang dipersiapkan melayani calon-calon pengusaha baru maupun terhadap calon wirausaha lainnya di seluruh provinsi Indonesia.

Melalui tenaga pendamping KUR, akan ditempatkan khusus melayani debitor di pelosok seperti wilayah kecamatan hingga rukun tetangga (RT). Dengan demikian,  keinginan pemerintah melahirkan wirausaha mencapai 2% dari populasi penduduk bisa tercapai.

”Jika satu negara mempunyai wirausaha 2% dari jumlah penduduknya, maka dapat dipastikan perekonimian negara tersebut sudah mapan. Indonesia akan lebih mapan, karena saya meyakini hingga akhir tahuna 2012 jumlah wirausaha juga bisa menembus angka 2%,” tukas Sjarifuddin Hasan. (sut)

Editor : Sutarno

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.