BISNIS.COM, PALANGKARAYA --Pelaksanaan pemilihan umum 2014 diperkirakan menyumbang 0,2% terhadap pertumbuhan ekonomi tahun ini yang dipatok 6,6%-6,8%.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Armida Alisjahbana mengatakan kontribusi itu berasal dari kegiatan partai politik untuk persiapan pemilu 2014.
"Pengalaman pada Pemilu 2004 dan 2009 juga sebesar itu. Ini karena ada uang yg lebih banyak sehingga menstimulasi perekonomian daerah," katanya dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah Kalimantan Tengah Tahun Anggaran 2014, Rabu (20/3).
Meskipun demikian, menurut Armida, hal yang lebih penting adalah stabilitas sosial ekonomi sehingga pemilu 2014 harus dipersiapkan dengan baik.
Di hadapan jajaran Pemprov Kalteng dan bupati/walikota se-Provinsi Kalteng, Armida meminta agar pemda menyusun rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) serealistis mungkin mengingat 2014 merupakan tahap akhir rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) 2010-2014.
Dia menyampaikan tahap akhir penting untuk memastikan sasaran utama RPJMN untuk tercapai. "Bappeda harus realistis dalam perencanaan. Tahun depan adalah last opportunity." (if)
Source : Sri Mas Sari

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.