JAKARTA—Korea Selatan menyambut ekspansi perdagangan dan investasi Jepang di Indonesia. Negeri Gingseng siap bersaing dan bekerjasama dengan Negeri Sakura dalam memperkuat eksistensinya di negara dengan perekonomian terbesar di Asia Tenggara itu.
Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Kim Young-Sun mengatakan pelemahan nilai tukar yen dan konflik Jepang-China memang dapat memperkuat persaingan Korea Selatan dan Jepang di Indonesia.
“Namun, pada prinsipnya persaingan bisa membantu kedua negara, baik Jepang maupun Korea Selatan,” kata Kim dalam konferensi pers Peringatan 40 tahun Hubungan Indonesia-Korea Selatan di Jakarta pada Selasa (5/3).
Kim menjelaskan perusahaan-perusahaan Korea Selatan dan Jepang memang bersaing di Indonesia, tapi mereka juga bekerjasama dalam sejumlah proyek. “Banyak contoh kerjasama keduanya yang berhasil,” ujarnya.
Dia mengungkapkan perusahaan-perusahaan dari kedua negara banyak bekerjasama dalam proyek-proyek energi, seperti kerjasama Mitsubishi Corporation dan Korea Gas Corporation (Kogas) di blok gas alam cair Donggi Senoro, Sulawesi Tengah.
Kedua perusahaan merupakan pemegang saham dari Sulawesi LNG Development Ltd., yang merupakan pemegang saham mayoritas di PT Donggi Senoro LNG, pemilik konsensi blok tersebut.
Saat ini, menurutnya, pemerintah Korea Selatan dan Indonesia fokus menyelesaikan kerjasama kemitraan ekonomi strategis atau Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) yang telah dimulai sejak Juli 2012.
“Negosiasi CEPA yang menguntungkan kedua negara telah dijalankan dengan baik dan akan selesai pada akhir tahun ini. Jika ada CEPA, maka perdagangan bisa bangkit lalu investasi dari Korea Selatan semakin banyak ke Indonesia,” katanya.(msb)
Source : Ahmad Puja Rahman Altiar
Editor : Martin Sihombing

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.