JAKARTA—Pasar otomotif nasional tumbuh 127% secara tahunan pada Januari 2013, dengan total penjualan secara wholesales sebanyak 97.232 unit. Namun jika dibandingkan dengan rata-rata penjualan bulanan pada kuartal IV/2012 terjadi penurunan.
Untuk penjualan secara ritel dari diler kepada konsumen tercatat 90.231 unit pada Januari atau tumbuh 118% dibandingkan periode yang sama 2012.
Jongkie D. Sugiharto, Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), menilai kondisi pasar otomotif nasional pada bulan lalu tak bisa dibandingkan dengan situasi pasar Januari 2012.
Pada bulan pertama 2012, kondisi pasar belum pulih dari dampak bencana banjir di Thailand sehingga penjualan mobil di Tanah Air kurang signifikan.
“Jadi tidak bisa dibandingin langsung [dengan penjualan Januari 2012]. Sebetulnya malah turun kalau dibandingkan bulan-bulan sebelumnya, Oktober, November, dan Desember [2012],” jelasnya keapda Bisnis, Minggu (10/02).
Apabila melihat data penjualan Gaikindo 2012, rata-rata penjualan bulanan pada kuartal IV/2012 hampir 100.000 unit. Secara berturut-turut, angka penjualan mobil pada Oktober, November, dan Desember 2012 adalah 106.754 unit, 103.697 unit, dan 89.456 unit.
Menurut Jongkie, pasar mobil nasional pada Januari lalu belum mencerminkan pengaruh negatif dari berbagai kebijakan pemerintah, seperti penaikan tarif dasar listrik dan upah minimum pekerja, serta pengaturan batas minimum uang muka pembiayaan syariah.
Selain itu, belum semua agen tunggal pemegang merek (ATPM) menaikan harga jual produknya karena masih menunggu kebijakan penaikan bea balik nama (BBN) kendaraan bermotor oleh pemerintah.
“Kalau kenaikan UMP dan TDL itu kan dampaknya ke harga mobil, tapi ini belum terlihat. Selain itu table [penyesuaian harga] bea balik nama kendaraan juga belum keluar,” katanya.
Akan tetapi, lanjut Jongkie, jika melihat data penjualan ritel yang lebih rendah dari penjualan wholesales, tampaknya ada gangguan distribusi yang menyebabkan produk otomotif terlambat sampai ke konsumen.
“Mungkin Karena ada banjir seminggu pada Januari. Showroom pada tutup, tidak bisa urus STNK, dan lain-lain. Itu menyebabkan mobil-mobil yang dialirkan ATPM kepada diler-diler belum sampai ke konsumen,” tuturnya.
Berdasarkan data penjualan wholesales sementara Gaikindo untuk periode Januari 2013, Toyota mencatatkan penjualan terbesar, yakni mencapai 35.923 unit atau tumbuh 123% secara tahunan. Kemudian diikuti oleh Mitsubishi 13.168 unit (110%), Suzuki 12.929 unit (231%), dan Daihatsu 12.723 unit (95%).
Sedikit berbeda dengan data penjualan ritel, penjualan Suzuki lebih sedikit dibandingkan Daihatsu, dimana masing-masing menorehkan angka penjualan 11.262 unit dan 14.071 unit. (if)
Source : Achmad Aris
Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.