JAKARTA: Setelah menanam sistem operasi teranyar Windows 8 di notebook keluarannya, Asus menargetkan meraih posisi nomor satu di pasar notebook Indonesia pada 2012.
Vendor personal computer (PC) asal Taiwan itu baru saja meluncurkan notebook berfitur layar sentuh di pasar Indonesia. Notebook berprosesor Intel Dual Core itu yakni Asus VivoBook S200 seharga US$479 dan Asus VivoBook S400 mulai US$699.
“Kami mau menaikkan posisi kami menjadi nomor satu di pasar notebook di Indonesia pada akhir tahun ini. Di kuartal II lalu kami ada di posisi nomor dua,” ucap Juliana Chen, Manager of Product Managament & Marketing Asus Indonesia, usai memperkenalkan jajaran produk layar sentuh Asus hari ini, Senin (29/10/2012).
Berdasarkan data IDC (International Data Corporation pada kuartal II/2012 Asus berada di posisi nomor dua di Indonesia.
Pangsa pasar notebook-nya mencapai 21,9% dengan total pengapalan 218.000. Posisi satu diduduki Acer dengan total pengapalan 309.000 dan pangsa pasar 31,1%. Sementara itu, posisi ketiga ditempati Toshiba dengan total pengapalan 128.000 dan pangsa pasar 12,9%.
Untuk menggeser posisi Acer, Asus akan fokus menggarap notebook dan tablet layar sentuh bersistem operasi Windows 8. Produk-produk sebelumnya yang menggunakan Windows 7 akan diperbarui ke Windows 8. Produk-produk tersebut pun akan dijual habis ke pasar untuk mengosongkan pasokan.
Rex Lee, Regional Director Asia Tenggara Asus, menuturkan perusahaan memprediksi notebook layar sentuh akan menjadi mega tren.
“Lihat saja ponsel pintar sekarang ini yang sudah berlayar sentuh. Di masa depan, semua gadget punya layar sentuh,” ucapnya. (sut)
Editor : Sutarno

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.