RSS FEEDLOGIN

PALESTINA BERDAULAT: Abbas Desak Israel Stop Bangun Permukiman

Mursito   -   Sabtu, 01 Desember 2012, 08:18 WIB

TERKAIT

  • No news.

POPULER

PILIHAN REDAKSI

NEW YORK--Presiden Palestina Mahmud Abbas  mendesak Israel menghentikan pembangunan permukiman dan kembali ke perundingan perdamaian. 

Pernyataan itu disampaikan Abbas setelah negara Yahudi tersebut mengkonfirmasi rencana untuk membangun 3.000 rumah baru pemukim di Yerusalem Timur dan Tepi Barat. 

"Saya telah mengatakan seribu kali bahwa kami ingin memulai lagi negosiasi dan kami siap melakukannya," kata Abbas kepada wartawan di New York, tak lama setelah Palestina memperoleh pengakuan sebagai negara non-anggota di PBB, Jumat (30/11). 

"Kami tidak menetapkan syarat namun ada sedikitnya 15 resolusi PBB yang menganggap kegiatan permukiman sebagai ilegal dan halangan bagi perdamaian yang harus disingkirkan," katanya.Sebelumnya, seorang pejabat Israel kepada AFP, Jumat, Israel akan membangun 3.000 rumah baru pemukim di Yerusalem Timur dan Tepi Barat setelah Palestina memperoleh pengakuan sebagai negara non-anggota di PBB.Ketika ditanya apakah ia bisa mengkonfirmasi laporan bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah memutuskan membangun 3.000 rumah sebagai tanggapan atas keberhasilan Palestina di PBB, pejabat itu mengatakan, "Itu benar -- di Yerusalem Timur dan Tepi Barat."

Keputusan itu diungkapkan di Tweeter oleh koresponden diplomatik surat kabar Haaretz, yang mengatakan bahwa beberapa dari rumah-rumah baru itu akan dibangun di E1, sebuah daerah sangat kontroversial di Tepi Barat yang menghubungkan wilayah caplokan Yerusalem Timur dengan permukiman Maaleh Adumim. (Antara/Reuters/if)

Source : Newswires

Editor :

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.