RSS FEEDLOGIN

NOKIA Rilis Lumia 925 Berbahan Logam Incar Pasar iPhone

Wike Dita Herlinda   -   Selasa, 14 Mei 2013, 17:26 WIB

TERKAIT

POPULER

PILIHAN REDAKSI

130511_nokia lumia.jpgBISNIS.COM, STOCKHOLM—Nokia Oyj merilis versi terbaru dari serial smartphone Lumia yang memiliki desain logam dan teknologi kamera yang lebih mutakhir.

Produsen seluler yang sedang berupaya memenangkan kembali konsumennya dari Apple Inc. dan Samsung Electronics Co. tersebut memperkenalkan tipe ponsel Lumia 925, yang memiliki fitur kamera dan video dengan ketajaman tinggi bahkan di ruangan dengan pencahayaan minimum.

Ponsel tersebut dibanderol sebesar 249 euro (US$609), tidak termasuk pajak dan subsidi, tulis Bloomberg, Selasa (14/5/2013)

Nokia mengatakan ponsel tersebut akan dijual di Eropa melalui operator Vodafone Group Plc. mulai Juni. T-Mobile US Inc. akan menawarkannya ke pasar AS, sedangkan China Mobile Ltd. dan China Unicom akan menjualnya ke pasar China.

CEO Nokia Stephen Elop tengah berupaya mendongkrak penjualan setelah Nokia mengalami kegagalan untuk kembali merajai pasar bahkan setelah penjualan seri Lumia meningkat.

Seri Lumia juga menggunakan teknologi dari Microsoft Corp. Perusahaan software asal AS tersebut juga tengah berupaya memecahkan dominasi iPhone keluaran Apple, dan software Android dari Google Inc. yang didominasi oleh produk keluaran Samsung.

Lumia 925 memiliki fitur kamera yang memungkinkan pengguna untuk mengambil 10 gambar pada saat bersamaan dan mengeditnya. Software tersebut merupakan perkembangan dari seri Lumia lain yang menggunakan teknologi Microsoft’s Windows Phone 8.

Menurut Nokia, desain logam akan membuat Lumia 925 tampak lebih kuat. Bagian belakang ponsel tersebut terbuat dari bahan polycarbonate, dan memiliki 3 macam warna, yaitu putih, abu-abu, dan hitam.

Konsumen dapat membeli cover ponsel tersebut secara terpisah, dan dapat mengisi baterai tanpa kabel ketika diletakan dalam wadah khusus.  (ra)

Source : Newswire

Editor : Rustam Agus

Komentar :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.