RSS FEEDLOGIN

MINIMARKET: Pasokan produk makin besar

Linda Teti Silitonga   -   Selasa, 02 April 2013, 11:24 WIB

TERKAIT

POPULER

PILIHAN REDAKSI

 130318_alfamart.gifBISNIS.COM, JAKARTA—Asosiasi Pengusaha Pemasok Pasar Modern Indonesia (AP3MI)  memperkirakan kontribusi produk dari kalangan pemasok akan makin besar ke minimarket dan convenience store, sejalan pesatnya gerai  skala terkecil di format toko modern tersebut.

Ketua Umum AP3MI Susanto mengatakan saat ini seperti produk makanan yang didistribusikannya ke format minimarket dan convenience store naik 10% dibandingkan periode sama tahun 2011, sejalan bertambahnya gerai di sejumlah kota besar.

“Kontribusi [ke minimarket dan convenience store] akan makin besar.” Kata Susanto saat dihubungi melalui telepon genggamnya hari ini, Selasa (2/4/2013).

Kalangan  produsen, ujarnya, juga  suka mendistribusikan produknya ke format kecil seperti minimarket yang  didukung dengan sistem pergudangan yang mampu memasok barang ke gerainya yang mencapai ribuan jumlahnya, dan tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia.

 Sementara kalangan konsumen, tambahnya, juga  makin suka belanja di minimarket yang   biasanya lokasinya lebih dekat ke rumah tinggal mereka daripada harus berbelanja  di format toko modern lainnya seperti  supermarket dan hipermarket yang menyediakan barang kebutuhan sehari-hari.

 “Tren [pertumbuhan gerai modern saat ini lebih ke] convenience store,” kata Susanto.

 Seperti diketahui  gerai minimarket dan convenience store di dalam negeri terus bertambah. Untuk convenience store yang merupakan gerai modern seperti minimarket namun lebih banyak menjual makanan dan minuman siap saji, dari data Nielsen Indonesia menunjukkan peningkatan toko yang signifikan.

 Data Nielsen Indonesia  menunjukkan jumlah gerai convenience store pada tahun 2009 yang sebesar 479 toko di Indonesia, menjadi 887  gerai pada tahun 2012.  (ra)

 

Editor : Rustam Agus

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.