BISNIS.COM, JAKARTA—Pemerintah RI-Jepang telah menyepakati pelaksanaan 5 proyek Metropolitan Priority Area (MPA) yang direncanakan groundbreaking pada 2014.
Dedy Supriadi Priatna, Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional/Bappenas, mengatakan kelima proyek tersebut adalah proyek Mass Rapid Transit (MRT), Jakarta Sewerage System, Perluasan Bandara Soekarno Hatta, Pelabuhan Cilamaya, dan proyek National Academic Research Cluster (NARC).
“Proyek NARC akan kami kebut 2014 bisa groundbreaking. Kalau 4 proyek yang lainnya itu, 2014 benar-benar harus groundbreaking,” katanya di Gedung Kemenko hari ini, Selasa (16/4/2013).
Lebih lanjut, Dedy menjelaskan proyek NARC merupakan proyek pembangunan pusat penelitian yang terhubung langsung dengan industri untuk penerapannya.
Pusat penelitian ini rencananya dibangun di 3 tempat, yaitu di Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi di Serpong, Kampus Institut Teknologi Bandung yang terletak di Bekasi, dan Institut Pertanian Bogor.
Untuk pembangunan di ketiga tempat tersebut, jelasnya, akan dilakukan studi kelayakan dengan kebutuhan dana sekitar Rp2,2 triliun. Pembiayaannya akan ditanggung oleh pemerintah sekitar 20%-25%, pihak swasta sekitar 15%, dan kalangan industri sekitar 65%.
Editor : Sutarno

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.