RSS FEEDLOGIN

MEKSIKO Jadikan RI Mitra Dagang Strategis di Asia

Ismail Fahmi   -   Senin, 22 April 2013, 17:00 WIB

TERKAIT

POPULER

PILIHAN REDAKSI

130422_meksiko.jpegBISNIS.COM, JAKARTA—Sebagai negara yang telah lebih dulu menerapkan pasar terbuka di Amerika Utara, Meksiko memandang negara berkembang seperti Indonesia sebagai mitra dagang yang paling potensial di kawasan Asia.
 
Negara terbesar kelima di benua Amerika tersebut berniat mengeksplor potensi kerja sama bisnis bilateral dengan Indonesia lebih jauh lagi. Sebagai salah satu bentuk pendekatan, Keduataan Besar Meksiko untuk Indonesia mengundang beberapa CEO perusahaan terkemuka dalam jamuan bersama Menteri Perekonomian Ildefonso Guajardo di Jakarta pada Senin (22/4).
 
Pertemuan antara Ildefonso dan para pelaku bisnis tersebut bertujuan untuk membahas peluang kerja sama yang dapat dijajaki oleh Meksiko dan Indonesia. Ildefonso mengatakan saat ini Meksiko sedang menikmati hubungan [bisnis] yang sangat sehat dengan Indonesia.
 
“Dalam rapat APEC kemarin, saya bertemu secara bilateral dengan [Menteri Keuangan Indonesia] Gita Wirjawan dan mencapai beberapa pembahasan potensial dengannya,” ujar Ildefonso, yang baru saja tiba dari Meeting of APEC Ministers Responsible for Trade (MRT) di Surabaya pada Minggu (21/4).
 
Ildefonso mengatakan dirinya dan Menkeu membahas mengenai peluang kunjungan Presiden Meksiko Enriwue Pena Nieto ke Indonesia untuk mengumpulkan komunitas bisnis dari Meksiko dan Indonesia dan menyamakan persepsi guna merancang sebuah perjanjian kerja sama ekonomi yang strategis. Tujuannya adalah untuk meningkatkan arus perdagangan antar kedua negara.
 
Untuk menarik minat kerja sama bisnis dengan Indonesia, Meksiko menawarkan beberapa kemudahan bagi para investor. Kemudahan tersebut antara lain biaya tenaga kerja yang kompetitif, kemudahan prosedur investasi, akses pada pasar yang lebih besar, kejelasan hukum bagi para investor, dan biaya transportasi yang rendah.
 
Meksiko telah berpengalaman selama lebih dari 30 tahun dalam hal integrasi dagang secara global. Mereka juga berperan aktif dalam kesepakan perdagangan bebas NAFTA dengan Amerika Serikat dan Kanada.  (if)


Editor : Ismail Fahmi

Layak Disimak

Komentar :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.