RSS FEEDLOGIN

Media dan atlet asing diberi dispensasi aturan imigrasi

  -   Jumat, 28 Oktober 2011, 20:34 WIB

TERKAIT

  • No news.

POPULER

PILIHAN REDAKSI

JAKARTA: Pemerintah memberikan dispensasi aturan keimigrasian bagi 28 media asing untuk peliputan Sea Games XXVI/2011 di Jakarta dan Palembang.Sejumlah stasiun TV asing mengancam tidak akan meliput hajatan olahraga se Asia Tenggara itu karena diharuskan membayar pajak dan import guarantee dalam jumlah hingga miliaran rupiah untuk alat-alat kerja  meliput Sea Games.Ketua KONI Pusat Rita Subowo mengatakan ada 31 stasiun TV yang akan meliput acara itu yang terdiri dari 31 stasiun asing dan sisanya lokal."Tadi telah kami sampaikan mengenai persoalan itu kepada Bapak Presiden. Mereka mengeluhkan adanya jaminan yang terlalu tinggi dan nanti akan diselesaikan oleh Menteri Keuangan," ujarnya di Istana Presiden, hari ini.Dia menambakan Menkeu Agus Martowardojo hari ini sudah menyampaikan hal itu ke DPR."Mudah-mudahan, bukan hanya itu saja, kami juga minta supaya airport tax bagi atlet dan ofisial yang akan keluar atau pulang ke negaranya masing-masing sebesar Rp150.000 itu bisa dibantu oleh negara."Sementara itu, Menpora Andi Mallarangeng menambahkan semua keluhan terkait dari pihak tamu sudah menjadi perhatian bagi pemerintah.Dalam hal ini, tuturnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah langsung menginstrukikan kepada Menteri Keuangan untuk segera menanganinya.

"Mempermudah sesuai dengan kelaziman-kelaziman secara internasional, seperti tadi juga airport tax. Dalam kelaziman untuk internasional, biasanya untuk atlet-atlet asing itu dibebaskan," katanya pula.Hal serupa, tuturnya, pernah dialami atlet Indonesia saat bertanding ke Laos yang dibebaskan dari airport tax.Soal ketentuan aturan imigrasi bagi stasiun TV seperti dilansir sejumlah media, TV3 Malaysia diharuskan membayar hingga Rp 2,3 miliar dan salah satu TV Thailand harus membayar Rp 1,4 miliar.Masalah ini menjadi keluhan bagi mereka yang berkembang menjadi ancaman memboikot peliputan.(api)

Editor :

Komentar :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.