RSS FEEDLOGIN

Manulife Indonesia Sabet MI Terbaik Versi AsianInvestor

Donald Banjarnahor   -   Jumat, 24 Mei 2013, 11:09 WIB

TERKAIT

  • No news.

POPULER

PILIHAN REDAKSI

BISNIS.COM, 130524_manulife-aset-manajemen-marketeercom.jpgHONG KONG - PT Manulife Aset Manajemen Indonesia mendapat penghargaaan Manajer Investasi Terbaik di Indonesia atau Fund House of The Year dari AsianInvestor, sebuah media internasional terkemuka.

Seremoni pemberian penghargaan tersebut dilakukan pada acara Investment Perfomance Awards AsianInvestor di Ritz Carlton, Kowloon, Hong Kong,  Kamis (23/5/2013) malam.

Legowo Kusumonegoro, Presiden Direktur Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) menyatakan kebanggannya mendapatkan pengakuan sebagai Fund House of The Year untuk wilayah Indonesia. Penghargaan ini, tuturnya, diraih melalui seleksi ketat yang diawali dengan pengiriman berbagai informasi pendukung dan dilanjutkan proses wawancara.

"Ini merupakan salah satu bentuk pengakuan dari Industri dan dunia internasional atas kehandalan tim investasi, pelayanan prima dan berbagai pilihan produk investasi yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan investor," ujarnya, Kamis (23/5/2013) tadi malam.

Putut E. Andanawarih, Direktur Pengembangan Bisnis MAMI, mengatakan perhargaan ini didorong oleh pembenahan dan reformasi perseroan dalam kurun waktu 2 tahun terakhir. Pembenahan yang dimaksud dilakukan pada beberapa divisi, mulai dari risk management hingga divisi investasi dan penjualan.

Pada divisi risk management dilakukan pembenahan tata kelola perusahaan (good governance. Sementara pada sisi investasi dilakukan perbaikan pada strategi penempatan dana sehingga dapat menghindari kerugian.
"Kami sadar manajer investasi adalah orang yang bisa buat salah. Namun kalau kami bikin sistem yang benar maka kesalahan tersebut bisa diperbaiki," ujarnya.

Selain itu juga ada pembenahan pada divisi legal dan kepatuhan dibawah Direktur Justisia Tripurwasani. " Ada 9 tim untuk legal dan compliance yang memastikan semua investasi sesuai dengan peraturan," ujarnya.

Selain itu, perseroan juga menambahahkan divisi audit internal yang menjadi garda ketiga pengawasan terhadap internal. "Ini semua kami lakukan agar dana yang ditempatkan nasabah bisa dikelola dengan baik dan terus berkembang," ujarnya.

Hingga akhir Maret 2013, MAMI memiliki dana kelolaan (AUM) sebesar Rp43,9 triliun, meningkat sekitar Rp3 triliun dari akhir 2012. Sebanyak 65% dari AUM itu merupakan segregated mandate (kontrak pengelolaan dana) dan sisanya adalah reksa dana.

Putut menambahkan potensi penjualan produk reksa dana di Indonesia masih tinggi karena penetrasi masih rendah. Dia mencatat tingkat penetrasi reksa dana baru 0,2% dari total penduduk, meskipun jumlah penduduk menengah terus meningkat.

"Hal ini menunjukan bahwa mayoritas orang Indonesia tidak mengetahui reksa dana sebagai piliha produk investasi atau tidak tahu bahwa investasi awal di reksa dana bisa dimulai dari Rp100.000," ujarnya.

Editor : Fajar Sidik

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.